
TBNEWSUMBAR.ID — Meskipun sosok pahlawan bagi Jon (ayahnya) telah “mendahului” namun kegigihan dan semangat ayahnya masih tertinggal dalam darah Jon Hendri.
Semenjak itu ia tambah gigih dan semakin
gemar belajar. Jon menamatkan perkuliahan pada 2000.
Tamat kuliah S1, Jon mendaftarkan diri untuk tes masuk polisi. Ia dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan di Jawa Tengah. Satu tahun menjalani pendidikan Jon resmi dilantik sebagai perwira polisi.
“Tugas pertama, saya di tempatkan di Sumbar. Saya ditugaskan di Polres Agam dari 2002 hingga 2008. Terakhir saya di Agam yaitu menjabat sebagai Kapolsek Lubuak Basuang,” tutur Jon.
Berangkat dari Agam, Jon di tempatkan di Polda Sumbar. Ia pernah juga menjabat sebagai Kasat Intel Polres Padang Panjang selama 3 tahun. Setelah itu berkarir lagi di Polres Padang selama 9 tahun dengan melakoni jabatan
bermacam-macam.
“Setelah itu baru saya ditugaskan di Pariaman sebagai Waka Polres Pariaman dengan pangkat Kompol,” sebut Jon.
Saat ini Jon Hendri anak petani itu bisa
dikatakan sebagai polisi yang sukses. Bahkan kesuksesnya bisa dilihat dalam tolok ukur kebiasannya memberi.
Jon yang dulu anak petani miskin kini sudah bisa berbagi. Ia mempunyai lahan perkebunan lebih kurang 15 hektar. Di antara lahan itu, sebanyak 27 kapling tanahnya dipersiapkan untuk siapa saja yang membutuhkan.
“Benar, ada sekitar 27 kapling tanah yang
disediakan untuk warga yang tidak memiliki rumah atau yang menghuni rumah tidak layak
huni. Tanah itu diberikan untuk warga secara gratis untuk membangun hunian,” jelas Jon.
Kesuksesan Jon Hendri tidak terlepas dari
peran sang istrinya. Ia menikah dengan gadis asal Aur Malintang bernama Engsih Zelfina pada 2005. Mereka berdua dikaruniai dengan tiga orang anak.
Begitulah kisah Kompol Jon Hendri, Waka
Polres Kota Pariaman saat ini. Tanpa
perjuangan gigih sang ayah dan ibunya Jon
belum tentu menjadi seperti sekarang ini.
Betapapun ia saat ini, Jon tak pernah lupa
keberadaan ayahnya. Ia telah menobatkan
bahwa ayahnya adalah pahlawan dalam hidup.
Barangkali, almarhum Juardi (ayah Jon) pun begitu, ia tengah melihat sosok anaknya saat ini, sosok yang tak pernah bisa dilihatnya sewaktu hidup.

Tinggalkan komentar