
TBNEWSSUMBAR.ID | Petugas kepolisian memburu pelaku yang diduga membuang bayi dengan jenis kelamin perempuan di kawasan Komplek Perumahan Puri Lestari, Kelurahan Parak Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (26/6/2025) malam.
Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
“Betul, kami masih melakukan penyelidikan terkait dari identitas orang tua bayi atau pun pihak yang menaruh bayi tersebut,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (27/6/2025).
Menurut Kompol Robby Setiadi Purba, saat ini bayi perempuan tersebut sedang dilakukan perawatan di RS Bhayangkara Padang.
“Bayi tersebut saat ini dan tiga hari ke depan akan dilakukan perawatan di RS Bhayangkara Padang,”
Kata dia, bayi tersebut saat ini dalam keadaan sehat.
Sebelumnya diberitakan, warga yang berada di Komplek Perumahan Puri Lestari, Kelurahan Parak Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat dikejutkan dengan ditemukannya sesosok bayi perempuan, Kamis (26/6/2025) malam.
Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba, mengatakan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan di pekarangan samping rumah warga bernama Radittiya Saputra dalam keadaan hidup sekira pukul 22.00 WIB.
“Benar tadi malam ada penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan di perumahan Puri Lestari sekitar pukul 22.00 WIB,” kata Robby.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bayi ini diperkirakan baru lahir dengan umur sekitar baru tiga hari,” sambungnya.
Menurut Robby, penemuan bayi tersebut berawal dari warga bernama Anisah (40) mendengar suara bayi menangis di depan rumahnya.
Kemudian Anisah keluar mencari tahu sumber suara.
Saat keluar itu, Anisah melihat sebuah bungkusan yang terlilit kain, saat diperiksa ternyata sesosok bayi.
Selanjutnya, kata Robby, Anisah memanggil Radittiya di dalam rumahnya.
Lalu Radittiya keluar rumah dan melihat bayi tergeletak di teras rumahnya.
“Saksi kemudian memberitahukan kepada pihak RT sehingga warga sekitar berdatangan ke rumahnya untuk melihat bayi tersebut,” ujarnya.
Tak lama kemudian, datang saksi lainnya bernama Taufik (34) yang menerangkan bahwa sebelum penemuan tersebut ia melihat dua orang mencurigakan.
Untuk perempuannya memakai baju warna hitam,” ujarnya.
Kedua orang mencurigakan tersebut terlihat sekitar 15 menit sebelum penemuan bayi.
Setelah itu, bayi tersebut dibawa ke rumah Bidan Umil Fahmi di Parak Laweh untuk perawatan awal.
Saat ditemukan, bayi tersebut dililit baju basah dan satu plastik hitam yang berisi plasenta anak.
Selanjutnya Ketua RT langsung menghubungi Bhabinkamtibmas.
Kemudian Pawas dan piket fungsi dari Polsek Lubuk Begalung langsung mendatangi lokasi penemuan dan menghubungi Identifikasi Polresta Padang.
Setelah Unit Identifikasi Polresta Padang datang, bayi dibawa ke RS Bhayangkara Padang dan dilakukan serah terima anak.
“Sampai dengan pukul 23.30 WIB tadi malam, bayi masih disimpan di inkubator NICU RS Bhayangkara sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar