Remaja Terlibat  Kecelakaan di Mungka 3 Orang  Mengalami Luka – Luka

TBNEWSSUMBAR.ID |  50 Kota – Satlantas Polres 50 Kota menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Kabupaten KM 12, Jorong Koto Tuo, Kenagarian Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota pada Jumat malam (04/07/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan dua unit sepeda motor, yaitu Honda Beat BA 5238 QS yang dikendarai oleh Rahmad Alfarindo Zakri (17), dan sepeda motor Yamaha Mio tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh Muhammad Razif  (21). Keduanya diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres 50 Kota IPTU Zarwiko, S.H, peristiwa bermula saat sepeda motor Yamaha Mio melaju dari arah Payakumbuh menuju Suliki dan hendak berbelok ke kanan ke arah warung. Secara bersamaan, dari arah berlawanan datang Honda Beat yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tanpa lampu penerangan. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan ini, tiga orang mengalami luka ringan, yaitu:
• Rahmad Alfarindo Zakri, mengalami luka robek pada kaki kanan dan retak pada bagian rahang.
• Farel Alfarizi (17), penumpang Honda Beat, mengalami luka robek di pelipis kanan serta lebam di mata dan bahu.
• Muhammad Razif, mengalami luka robek pada dahi kanan.

Ketiga korban telah dilarikan ke RS Achmad Darwis untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam kejadian ini, dua saksi di lokasi turut dimintai keterangan, yaitu Muhammad (17) dan Nurmila Afria Santi (47). Kerusakan kendaraan dilaporkan pada bagian depan kedua sepeda motor dengan estimasi kerugian materi sekitar Rp 500.000.-

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi dengan Nomor: LP / A / 76 / VII /2025/SPKT.SATLANTAS/RES-50 KOTA/POLDA SUMBAR, tertanggal 06 Juli 2025. Langkah-langkah penanganan telah dilakukan mulai dari olah TKP, pengukuran dan penggambaran lokasi, hingga pendataan saksi dan korban.

Kasat Lantas Polres 50 Kota IPTU Zarwiko,S.H mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak dalam berkendara, serta memastikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas seperti kelengkapan kendaraan dan kepemilikan SIM.

“Kami terus mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Sayangi nyawa dan patuhi aturan karena disaat mengendara keselamatan orang lain juga perlu di perhatikan,” tegasnya.