PEMERIKSAAN DI LAPAS KELAS II B BATUSANGKAR, POLRES TANAH DATAR JALIN SINERGITAS DENGAN KEMENKUMHAM

Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas II B Batusangkar, Polres Tanah Datar bersama Lembaga Pemasyarakatan Kemenkumham Wilayah Batusangkar melaksanakan razia gabungan dan tes urin pada, selasa (7/8) pagi. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan bertujuan untuk menjaga lingkungan lapas tetap aman dan bebas dari barang-barang terlarang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas II B Batusangkar Elfiandi, A.Md.IP., S.H., M.H beserta staf, dan seluruh pejabat struktural Lapas. Dalam upaya menjaga ketertiban ini, Polres Tanah Datar turut memberikan dukungan melalui kehadiran Kanit Pamobvit Bripka Suryadi. SH beserta anggota
Razia dilakukan di dalam sel untuk mencari barang-barang yang tidak diperbolehkan, termasuk alat komunikasi, senjata tajam, atau barang terlarang lainnya. Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan bahwa lingkungan lapas tetap kondusif dan aman. Setelah itu, petugas melaksanakan tes urin kepada 25 warga binaan secara acak dan 15 petugas lapas sebagai langkah antisipasi terhadap penyalahgunaan narkoba.

Ditempat terpisah, Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Samapta menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lapas. “Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas. Kami akan terus melakukan kegiatan seperti ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Irwan Ali SH. MH

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib bagi warga binaan serta petugas. Dengan adanya razia gabungan ini, Polres Tanah Datar dan Kemenkumham di Tanah Datar menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga lapas sebagai tempat pembinaan yang kondusif, bebas dari gangguan keamanan dan ancaman penyalahgunaan narkoba.
Pada razia tersebut ditemukan 25 mencis / korek api, benda tajam cukur kumis 10 buah, sendok besi, kartu Remi dn kartu ceki, botol kaca dn kaleng besi sebanyak 5 buah serta hasil negatif cek urin dari 25 orang warga binaan yg di ambil secara acak dan hasil negatif cek urin dari 15 pegawai rutan kelas 2B batusangkar yg di ambil secara acak