
Solok Selatan – Sumatera Barat.
Dalam upaya menciptakan kelancaran lalu lintas dan mencegah kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Satuan Lalu Lintas Polres Solok Selatan turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pengemudi kendaraan roda empat atau lebih, Jumat (11/07/2025).
Kasat Lantas Polres Solok Selatan, IPTU Rizal Aziz, S.H., mengungkapkan bahwa kemacetan yang terjadi di sekitar SPBU tersebut kerap disebabkan oleh panjangnya antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM. Lokasi SPBU yang berada persis di pinggir jalan lintas membuat antrean mudah meluber ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
“SPBU ini menjadi titik rawan kemacetan karena posisinya berada tepat di tepi jalan utama. Saat kendaraan mengantri, antrean sering kali meluas hingga ke badan jalan dan menghambat laju kendaraan lainnya,” ujar IPTU Rizal Aziz di lokasi kegiatan.
Untuk itu, personel Satlantas Polres Solok Selatan secara aktif memberikan imbauan dan arahan kepada para pengemudi agar tetap tertib saat mengantri dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Para pengemudi juga diimbau untuk tidak memaksakan masuk ke antrean jika jalur antrean sudah penuh dan mengganggu arus kendaraan lainnya.
“Kami mengedukasi para pengemudi agar tidak hanya fokus pada kecepatan pengisian, tetapi juga memperhatikan ketertiban dan keselamatan bersama. Kami ingin mengubah pola pikir pengemudi bahwa antrean bisa diatur dengan baik tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas,” tambah IPTU Rizal.
Tak hanya menyasar para pengendara, personel juga memberikan edukasi kepada pengelola SPBU terkait pentingnya peran mereka dalam mengatur sistem antrean kendaraan. Petugas menghimbau agar pihak SPBU menyediakan petugas tambahan atau tanda khusus yang dapat membantu mengarahkan kendaraan agar antrean tetap berada dalam area SPBU dan tidak meluber ke jalan.
“Dukungan dari pihak SPBU sangat penting. Kami harap manajemen SPBU juga mengambil langkah aktif, misalnya dengan menyiapkan jalur antrean tambahan atau menempatkan petugas untuk membantu pengaturan di jam-jam sibuk,” jelas IPTU Rizal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program preventif Polres Solok Selatan untuk menciptakan lalu lintas yang aman, lancar, dan tertib. Terlebih, SPBU Sangir merupakan salah satu titik vital karena menjadi tempat pengisian BBM utama bagi kendaraan yang melintas di jalur lintas Solok Selatan menuju wilayah-wilayah lain.
Masyarakat pengguna jalan dan pengemudi kendaraan mengapresiasi kehadiran personel Satlantas yang bersikap humanis dan komunikatif dalam memberikan edukasi. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkala dan menyeluruh di titik-titik rawan kemacetan lainnya di wilayah Solok Selatan.
Dengan adanya sosialisasi ini, Polres Solok Selatan berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas terus meningkat dan kemacetan yang diakibatkan oleh antrean di SPBU bisa ditekan semaksimal mungkin. Hal ini menjadi wujud nyata dari pelayanan prima Polri dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Tinggalkan komentar