
TBNews Sumbar — Polres Padang Panjang laksanakan pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi oleh sekitar 300 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Padang Panjang (AMPP) menggelar aksi damai solidaritas di depan Gedung DPRD Kota Padang Panjang, Kamis (4/9) siang. Aksi ini digelar dalam rangka menyampaikan aspirasi atas sejumlah isu nasional dan daerah yang dinilai penting dan mendesak untuk ditindaklanjuti.
Sebelum bergerak ke gedung DPRD, para peserta aksi terlebih dahulu berkumpul dan melaksanakan Salat Zuhur berjamaah di Masjid Taqwa Muhammadiyah. Massa kemudian melakukan long march melewati rute Masjid Muhammadiyah – Simpang Hasiba – Rumah Dinas Wali Kota – Simpang Tanjung – hingga akhirnya tiba di halaman DPRD sekitar pukul 14.30 WIB.
Aksi ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan Fajri Fadhil Febrian, dan diikuti oleh mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi, antara lain FKIP Muhammadiyah Padang Panjang, STAI Padang Panjang, AKPER Nabila, serta ISI Padang Panjang.
Setibanya di DPRD, massa disambut oleh jajaran pemerintah dan Forkopimda Kota Padang Panjang, yakni:
Wali Kota Padang Panjang H. Hendri Arnis, BSBA, Ketua DPRD Imral, S.E., beserta anggota dewan, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han, dan Kepala Kejaksaan Negeri Adhi Setyo Prabowo, S.H., M.H.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan 15 tuntutan yang mencakup isu pendidikan, transparansi anggaran, pajak, hak buruh, hingga reformasi pemerintahan. Salah satu poin yang ditekankan adalah permintaan untuk mereformasi anggaran DPRD, menghapus tunjangan istimewa, dan menyelenggarakan rapat secara live agar bisa diawasi publik.
Aliansi juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kerja, serta meminta aparat untuk menghentikan kriminalisasi terhadap demonstran.
Menariknya, dalam aksi ini juga ditampilkan orasi teatrikal oleh mahasiswa ISI Padang Panjang sebagai bentuk simbolik dari aspirasi mereka terhadap kondisi sosial politik saat ini.
Respons Pemerintah dan DPRD
Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasinya atas aksi yang berlangsung damai dan kondusif. Ia menyatakan akan menjadwalkan audiensi dengan para rektor kampus di Padang Panjang untuk membahas lebih lanjut isu-isu pendidikan yang menjadi perhatian mahasiswa.
Sementara itu, Ketua DPRD Imral, S.E. menanggapi tuntutan terkait anggaran pendidikan dengan menyebut bahwa DPRD selama ini telah mengalokasikan dana dalam bentuk beasiswa untuk mahasiswa di daerah. Mengenai isu efisiensi anggaran, ia menyatakan bahwa saat ini pemerintah tengah berada dalam masa pengetatan anggaran.
Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro,S.I.K.,M.A.P mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan aman dan sesuai dengan penyampaian aspirasi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari institusi Polri atas insiden yang terjadi pada aksi mahasiswa di Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Berjalan Aman dan Terkendali
Aksi yang berlangsung hingga pukul 17.15 WIB tersebut ditutup dengan penyampaian harapan dari para mahasiswa agar DPRD dan Wali Kota Padang Panjang benar-benar menindaklanjuti janji serta aspirasi yang telah mereka suarakan.
Seluruh rangkaian aksi berlangsung dalam suasana damai dan tertib, dengan pengamanan ketat dari jajaran Polres Padang Panjang.

Tinggalkan komentar