
TBNews Sumbar – Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H. memimpin kegiatan Waktu Kunjung Tokoh (Wakuntoh) di Kantor LKAAM Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (17/9/2025) pagi. Kegiatan berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB dengan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres 50 Kota serta jajaran pengurus LKAAM.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kasi Humas Polres 50 Kota Kurnia Adifa, Kasi Propam Polres 50 Kota Eljashri, Kanit Regident Sat Lantas Ipda Doddy Hermansyah, S.H., serta Ketua LKAAM Zulhikmi, M.Pd. beserta jajaran wakil ketua dan anggota.
Program Wakuntoh digagas sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun koordinasi antara kepolisian dengan para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LKAAM Zulhikmi, M.Pd. menyampaikan sejumlah hal, di antaranya rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) LKAAM pada Oktober 2025, pembagian bidang kerja LKAAM ke dalam empat sektor utama, serta kendala terkait fasilitas dan pendanaan operasional yang belum maksimal dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa hasil pertemuan dengan LKAAM akan dibawa dalam rapat Forkopimda, khususnya terkait permintaan pendirian kantor LKAAM.
“Dengan jumlah personel 324 untuk melayani penduduk 372 ribu jiwa, tentu Polres 50 Kota tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami menjalin silaturahmi dengan semua elemen agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkap Kapolres.
Ia juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab bersama. “Kami sangat berterima kasih kepada LKAAM atas jamuan dan dukungan yang diberikan. Polres 50 Kota juga terbuka menerima kritik dan masukan demi kemajuan institusi,” tambahnya.
Kegiatan Wakuntoh berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan lembaga adat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun kebersamaan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Tinggalkan komentar