Kabid Dokkes Polda Sumbar Tekankan Aspek Keamanan Pangan dalam Pembukaan Pelatihan Food Safety bagi Kasie Dokkes Jajaran

Padang, TBNews Sumbar – Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Pol dr. Sri Handayani, membuka pelatihan food safety bagi sekitar 50 Kepala Seksi (Kasie) Dokkes dari berbagai satuan wilayah di lingkungan Polda Sumbar.

Acara yang digelar di lantai empat aula Mapolda Sumbar ini bertujuan meningkatkan kompetensi personel dalam menangani isu keamanan pangan, terutama di tengah adanya kasus keracunan makanan dan Distribusi produk tidak layak konsumsi.

Kabid Dokkes Polda Sumbar Kombes Pol dr. Sri Handayani menjelaskan, pelatihan ini dirancang agar para Kasie Dokkes memahami peran mereka sebagai tim pengawas gizi dan makanan, termasuk prosedur food safety melalui pemeriksaan kimia maupun organoleptik. “Kami dari Dokkes Polda Sumbar melaksanakan kegiatan ini agar para Kasie Dokkes Polres jajaran memahami apa yang harus dilakukan. Di sini diajarkan cara food safety yang benar, baik dari pemeriksaan kimia maupun organoleptik,” ujar Sri Handayani.

Peserta juga dibekali buku pedoman Standar Operasional Prosedur (SOP) serta checklist harian, mingguan, dan bulanan untuk diterapkan di lapangan. “Buku-buku pedoman SOP, bahkan checklist harian, mingguan, dan bulanan sudah kami siapkan, yang siap dibawa oleh para Kasie Dokkes untuk pelaksanaan food safety di daerah masing-masing,” tambahnya.

Harapannya, pelatihan ini mendukung program Satuan Pengamanan Pangan (SPP) Polri mencapai zero insiden. “Dengan pelatihan hari ini, teman-teman Kasie Dokkes sudah memahami apa yang harus dilakukan, dan tentunya SPP Polri zero insiden,” tutup Sri Handayani.

Pelatihan menghadirkan narasumber utama dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu Kepala Balai Besar POM di Padang, Drs. Martin Suhendri, Apt, M.Farm. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pengamanan Makanan Balita dan Gizi (MBG). “Pelatihan ini sangat bermanfaat terhadap pengamanan MBG kita. Ia berharap ke depan tidak terjadi lagi Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan proteksi dari awal proses MBG ini,” kata Martin Suhendri.

Martin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kabid Dokkes dan Kapolda Sumbar atas inisiatif ini. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumbar melalui Kabid Dokkes yang hari ini melakukan pelatihan kepada seluruh anggota dokkes,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan paparan tentang critical control point dan aspek lainnya, program MBG diharapkan berjalan lancar tanpa gangguan seperti KLB. “Harapan ke depan adalah dengan paparan tadi tentang critical control point dan lain-lain, MBG ini makin sukses, tidak ada lagi gangguan dalam proses penyediaan MBG, dan yang penting program MBG ini lancar tanpa ada permasalahan seperti KLB dan lain-lain,” jelasnya.

Martin menekankan pentingnya kelanjutan kerjasama antarinstansi untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat. “Kami berharap kerjasama ini tetap kita lanjutkan dan jangan sungkan-sungkan untuk bekerja sama menyelamatkan anak-anak di Sumbar. Demikian,” pungkasnya.

Acara berlangsung satu hari penuh, mencakup sesi teori, diskusi, dan simulasi pengawasan lapangan.

Pelatihan ini diharapkan memperkuat pengawasan keamanan program MBG di wilayah Sumbar dan bagi peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu tersebut dalam tugas sehari-hari untuk mencegah risiko keracunan dan memastikan distribusi pangan yang aman.(tim)