Rakor Penanganan Bencana Sumbar, Kapolda Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Evakuasi Berjalan Lancar

TBNews Sumbar – Polri bersama TNI, BPBD, Basarnas, PMI, serta Pemerintah Daerah terus memperkuat sinergi dalam menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat. Seluruh unsur bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat, kelancaran evakuasi, serta penyaluran bantuan yang objektif dan tepat sasaran.
Dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Istana Gubernur dan pimpin oleh wakil gubernur sumbar Vasko Ruseimy.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta M.Si., CSFA menyampaikan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara terkoordinasi dan profesional. Ia menegaskan bahwa distribusi bantuan kemanusiaan wajib mengacu pada data lapangan, bukan permintaan individu atau kelompok tertentu.
“Bantuan harus tepat sasaran, hanya diberikan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat agar tidak terjadi ketimpangan. Ini tugas kemanusiaan yang harus kita jalankan secara objektif,” ujar Kapolda.

Selain bantuan logistik, Kapolda menekankan pentingnya keselamatan dalam proses evakuasi. Ia meminta seluruh unsur penyelamat mengedepankan prosedur dan tidak mengambil tindakan berisiko tanpa kemampuan serta peralatan yang memadai.
“Evakuasi tidak boleh dilakukan secara nekat. Keselamatan petugas dan warga adalah prioritas. Semua harus sesuai standar agar tidak menimbulkan korban tambahan,” tegasnya.

Kapolda juga meminta perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk bayi, balita, ibu hamil, lansia, dan warga dengan kebutuhan medis mendesak. Prioritas ini diharapkan mampu menekan potensi fatalitas di tengah kondisi banjir yang masih berlangsung.

Sebagai bentuk respons cepat, Polri telah mendirikan 10 posko bantuan di Kota Padang. Posko-posko tersebut menyediakan layanan evakuasi, distribusi logistik, layanan kesehatan, serta menjadi pusat informasi bagi masyarakat terdampak.
“Posko ini menjadi titik layanan terdekat bagi warga. Semua kebutuhan darurat diprioritaskan untuk dipenuhi,” jelasnya.

Kapolda Sumbar menegaskan bahwa seluruh unsur harus bergerak dalam satu jalur koordinasi untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif.
“Kita harus bekerja cepat, terukur, dan saling mendukung. Fokus kita adalah keselamatan masyarakat dan memastikan seluruh bantuan sampai kepada yang berhak,” ucapnya.

Dengan penguatan Rakor ini serta langkah responsif di lapangan, penanganan banjir di Sumbar diharapkan semakin efektif dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga terdampak.