Tunjukkan Kepedulian Nyata, Aipda Afrikonaldi Bhabinkamtibmas Koto XI Tarusan Kembali Dirikan Dapur Umum Mandiri untuk Korban Banjir

TBNewssumbar — Pesisir Selatan, 29 November 2025 — Di tengah musibah banjir yang kembali melanda wilayah Pesisir Selatan, sosok Aipda Afrikonaldi, Bhabinkamtibmas Polsek Koto XI Tarusan, kembali menunjukkan kepedulian luar biasa. Secara mandiri, ia mengoperasikan Dapur Umum Mandiri di Nagari Duku Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan makanan bergizi.

Ini bukan kali pertama Aipda Afrikonaldi bergerak cepat. Pada banjir-banjir sebelumnya di tahun-tahun lalu, pria yang akrabdi dengan hati ini selalu menjadi yang terdepan mendirikan dapur umum mandiri tanpa menunggu perintah.

“Dari hati saya melihat warga kesulitan makan, apalagi anak-anak dan lansia. Saya hanya ingin mereka tetap kuat di tengah bencana ini,” ujar Aipda Afrikonaldi dengan sederhana saat ditemui di lokasi dapur umum, Jumat (29/11/2025).

Setiap hari, dapur umum yang didirikannya mampu menyediakan ratusan porsi nasi bungkus lengkap dengan lauk-pauk yang dimasak sendiri oleh Aipda Afrikonaldi bersama beberapa warga relawan. Makanan tersebut kemudian dibagikan secara door to door ke posko pengungsian dan rumah-rumah warga yang masih terisolasi banjir.

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. “Pak Afrikonaldi ini seperti keluarga sendiri. Tiap ada musibah, beliau selalu ada untuk kami,” ungkap Rina, salah seorang warga Nagari Duku Utara yang rumahnya terendam.

Kapolsek Koto XI Tarusan AKP Hendra Candra, S.H., menyatakan bangga atas dedikasi anak buahnya. “Inilah wujud nyata Polri yang mengabdi dengan hati. Aipda Afrikonaldi telah menjadi teladan bahwa Bhabinkamtibmas bukan hanya penegak hukum, tapi juga pelayan, pengayom, dan sahabat masyarakat dalam segala situasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dapur Umum Mandiri Aipda Afrikonaldi masih terus beroperasi dan siap melayani warga hingga situasi banjir benar-benar pulih. Kehadirannya menjadi simbol harapan dan bukti bahwa di balik seragam polisi, ada hati yang selalu berjaga agar masyarakat tetap tentram.