Dit Samapta Polda Sumbar Kembali Kerahkan AWC Distribusikan Air Bersih di Padang Terdampak Banjir, Dua Lokasi Kritis Terlayani

TBNews Sumbar – Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan kesigapan dalam penanggulangan bencana dengan mengerahkan kendaraan Water Cannon (AWC) untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kota Padang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Distribusi air bersih ini menjadi sangat krusial mengingat kebutuhan air bersih harian masyarakat sering terganggu pasca-bencana banjir.

Kegiatan distribusi air bersih ini dipimpin dan dikendalikan oleh Wadir Samapta AKBP Delvia Derita, S.Kom., M.M., bersama 9 personel anggota Kompi C Dalmas. Total 13 personel terlibat untuk memastikan kelancaran penyaluran.

Dua lokasi yang menjadi sasaran utama distribusi hari itu adalah Komplek Padang Sarai Permai, Kota Padang dan Masjid Raya Al Munawwarah, di Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar warga masyarakat yang terdampak banjir dapat terbantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, sekaligus menampilkan kehadiran anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di tengah kesulitan.

Direktur Samapta Polda Sumbar, Kombes Pol Achmadi, S.IK, selaku Penanggung Jawab Kegiatan, menegaskan pentingnya memaksimalkan fungsi AWC untuk misi kemanusiaan.

“Kami terus memantau kebutuhan dasar masyarakat pascabencana. AWC yang biasanya digunakan untuk pengendalian massa, saat ini kami fungsikan secara optimal untuk mendistribusikan air bersih ke titik-titik yang kesulitan pasokan. Samapta Siap, Terlihat Bermanfaat; ini adalah moto yang kami jalankan, memastikan Polri hadir melayani warga,” tegas Kombes Pol Akmadi.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa Aksi cepat Dit Samapta dalam menyediakan air bersih menunjukkan keseriusan Polda Sumbar dalam fase pemulihan. Gangguan pasokan air bersih adalah masalah krusial pascabanjir, dan pengerahan AWC menjadi solusi efektif.

“Kami memastikan kegiatan serupa akan terus berlanjut hingga kebutuhan air bersih masyarakat kembali normal,” tambah Kombes Pol Susmelawati Rosya.(red)