
TBNews Sumbar – Helikopter Dauphin AS365N3 dengan nomor registrasi P-3103 milik Polri kembali dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat. Pada Rabu, 24 Desember 2025, helikopter Polda Sumbar yang dioperasikan dengan pilot dari BKO Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) AKBP Erik Kurniawan ini menyalurkan bantuan ke Posko Polri serta kamp pengungsian di Pancung Taba dan Limau Gadang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.
Misi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polri yang terus berlangsung untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi parah yang melanda Sumbar sejak akhir November 2025. Wilayah Bayang Utara termasuk daerah yang terisolir akibat pemutusan akses darat oleh longsor, sehingga distribusi bantuan melalui jalur udara menjadi pilihan utama guna memenuhi kebutuhan pokok pengungsi, seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat.
Bantuan logistik yang didistribusikan kali ini mencapai total 395 kg, dengan rincian sebagai berikut : Biskuit10 dus (30 kg), Air mineral: 10 dus (25 kg, Mie instan: 35 dus (90 kg), Minyak goreng: 3 dus (60 kg), Beras: 15 karung @10 kg (150 kg), Selimut: 1 koli (20 kg) dan Pampers: 2 dus (20 kg)
Selain pendistribusian logistik sembako untuk kamp pengungsian di Posko Pesisir Selatan (Painan), misi ini juga mencakup pantauan udara terhadap titik-titik lokasi banjir dan longsor di wilayah Sumbar.
Bencana banjir bandang dan longsor sejak akhir November 2025 telah menyebabkan ratusan korban jiwa, dan pengungsi, serta kerusakan infrastruktur di sejumlah kabupaten, termasuk Pesisir Selatan. Hingga saat ini, beberapa kamp pengungsian masih membutuhkan suplai logistik rutin karena proses pemulihan akses darat dan hunian sementara belum sepenuhnya tuntas.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyatakan, “Polri terus berkomitmen penuh dalam penanganan pascabencana di Sumatera Barat. Pengiriman bantuan logistik menggunakan helikopter Dauphin AS365N3 P-3103 ini merupakan wujud solidaritas antar-Polda untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya di Posko Polri dan kamp pengungsian Pancung Taba serta Limau Gadang, dapat terpenuhi dengan cepat.”
“Kami mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dan mengajak masyarakat untuk terus bergotong royong dalam masa pemulihan ini. Distribusi bantuan akan terus dilakukan hingga situasi kembali normal,” ujar Kabid Humas.
Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban pengungsi di Kecamatan Bayang Utara serta mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak. Polda Sumbar terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD setempat, dan instansi terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
(red)

Tinggalkan komentar