
TBNews Sumbar – Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan terlibat aktif dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kampung Limou Hantu, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain di Pesisir Selatan, kegiatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana alam terus dikebut di Kabupaten Agam dan Kota Padang.
Sejumlah personel Brimob yang dipimpin Ipda Yondril fokus pada perakitan rangka baja ringan sebagai bagian dari proses pembangunan huntara.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu, yang menyebabkan rumah rusak dan masyarakat mengungsi.
Pembangunan huntara di lokasi ini melibatkan sinergi antara Polri, termasuk Satbrimob Polda Sumbar, dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Hunian sementara berbahan baja ringan ini dirancang untuk memberikan tempat tinggal layak bagi korban sambil menunggu pembangunan hunian tetap.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, menyatakan bahwa keterlibatan personel Brimob dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata bhakti Polri kepada masyarakat.
“Kami dari Satuan Brimob Polda Sumbar siap bahu-membahu membantu pemulihan pascabencana. Pembangunan huntara ini tidak hanya memberikan tempat tinggal sementara, tetapi juga harapan baru bagi warga yang rumahnya rusak akibat banjir dan longsor. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat normalisasi kehidupan mereka,” ujar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya gotong royong dalam penanganan bencana.
“Polda Sumbar melalui Satuan Brimob terus berkomitmen mendukung program pemulihan korban bencana. Kegiatan seperti perakitan baja ringan untuk huntara ini menunjukkan solidaritas Polri dengan masyarakat. Kami berharap upaya ini dapat segera memberikan kenyamanan bagi para pengungsi dan menjadi contoh sinergi yang baik antara aparat keamanan dan pemerintah daerah,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Hingga saat ini, pembangunan huntara di berbagai titik di Pesisir Selatan terus berlangsung, dengan target penyelesaian dalam waktu dekat untuk segera ditempati warga terdampak.
(Red)

Tinggalkan komentar