Air Bersih Jadi Kebutuhan Utama, Wakapolda Sumbar Hadiri Peresmian Fasilitas Air Bersih di Padang Pariaman

TBNews Sumbar — Upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera Barat terus diperkuat melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, menghadiri Peresmian Fasilitas Air Bersih Pascabencana Sumatera yang digelar di Nagari Surantih, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (20/1/2025) siang.

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri oleh Komisaris PLN Nusantara Power Irjen Pol (Purn.) Suharyono, yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sumbar, Direktur Utama PLN Nusantara Power Rully Firmansyah, General Manager PLN UID Sumbar, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumbar, serta tamu undangan lainnya.

Peresmian fasilitas air bersih ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis bersama-sama, sebagai tanda dimulainya pemanfaatan sarana air bersih yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air layak bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.

Dalam sambutan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang dibacakan oleh Wakapolda Sumbar, disampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya pembangunan dan peresmian fasilitas air bersih tersebut.

“Peresmian fasilitas air bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis dan nyata dalam menjawab kebutuhan paling mendasar masyarakat terdampak bencana, yaitu akses terhadap air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan,” katanya.

Disebutkan pula bahwa bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera telah menguji ketangguhan bersama. Di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi masyarakat, kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi simbol harapan, pemulihan, serta wujud nyata kepedulian negara terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyat.

Lebih lanjut, pembangunan fasilitas air bersih pascabencana dinilai sebagai bentuk penanganan yang tepat sasaran karena berkontribusi langsung terhadap pencegahan penyakit, peningkatan kualitas kesehatan, serta percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mendorong agar program-program serupa dapat terus dilanjutkan, diperluas, dan diperkuat di wilayah lain yang masih membutuhkan,” lanjutnya.

Wakapolda Sumbar juga menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, baik antara pemerintah pusat dan daerah, TNI–Polri, instansi terkait, maupun masyarakat, sebagai kunci keberhasilan dalam penanganan bencana serta pembangunan pascabencana yang berkelanjutan.

Melalui kesempatan tersebut, Polda Sumbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, memanfaatkan, dan merawat fasilitas air bersih yang telah diresmikan agar dapat digunakan secara optimal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.