Ditlantas Polda Sumbar Launching dan Workshop Kurikulum Lalu Lintas di Madrasah dan Pondok Pesantren Kota Pariaman

TBNews Sumbar – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan launching dan workshop Kurikulum Lalu Lintas pada madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Pariaman. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (10/02/2026) bertempat di MTsN 1 Kota Pariaman.

Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB dan dihadiri oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H. beserta tim, Kasat Lantas Polres Pariaman Iptu Abdullah Riady, S.H. bersama jajaran Satlantas Polres Pariaman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, para Kepala Madrasah dan Pondok Pesantren se-Kota Pariaman, Kepala Kantor Urusan Agama, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, guru PPKN sekolah di bawah naungan Kemenag, serta perwakilan siswa madrasah dan pondok pesantren Kota Pariaman.

Dalam sambutannya, Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H. yang mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar secara resmi membuka kegiatan launching Kurikulum Lalu Lintas. Ia menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini kepada para pelajar, khususnya di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Kurikulum lalu lintas ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pembelajaran karakter bagi para siswa, sehingga ke depan mampu menciptakan generasi yang disiplin, patuh aturan, serta peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, ujar Kompol Rosita.

Sementara itu, materi workshop Kurikulum Lalu Lintas disampaikan oleh Kanit 3 Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar AKP Undra Putra, S.H., M.H. Materi yang diberikan meliputi pengenalan rambu-rambu lalu lintas, etika berlalu lintas, keselamatan di jalan raya, serta metode pengintegrasian materi lalu lintas ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak Kementerian Agama Kota Pariaman dan para tenaga pendidik. Diharapkan melalui workshop ini, para guru dapat mengimplementasikan Kurikulum Lalu Lintas secara efektif di satuan pendidikan masing-masing, sehingga tercipta pelajar madrasah dan santri yang sadar hukum dan keselamatan berlalu lintas.

(Sumber: siehumasrespariaman)