
PADANG, TBNews Sumbar – Kepolisian Daerah Sumatera Barat melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bergerak cepat memberikan pelayanan medis bagi warga yang terdampak bencana banjir di beberapa titik di Kota Padang.
Kegiatan bakti kesehatan ini dilaksanakan secara serentak pada Senin (16/2/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Sebanyak 56 warga di empat titik posko pengungsian mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis. Adapun sebaran warga yang dilayani meliputi Posko Huntara Lubuk Buaya sebanyak 21 orang, Posko Air Dingin 15 orang, Posko Nanggalo 7 orang, serta Posko Tabing Banda Gadang sebanyak 13 orang.
Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, menjelaskan bahwa tim medis diterjunkan untuk mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan warga pasca-bencana. Menurutnya, mayoritas warga yang datang ke posko mengeluhkan penyakit yang umum terjadi setelah banjir.
“Kami melakukan pemeriksaan dan memberikan obat-obatan kepada 56 warga. Keluhan didominasi oleh penyakit seperti demam, batuk, flu, gatal-gatal pada kulit, asam lambung, diare, sakit gigi, hingga hipertensi,” ujar AKBP dr. Faisal saat meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan di lokasi.
Ia menambahkan, kehadiran tim Dokkes merupakan komitmen Polri untuk memastikan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi darurat. “Kami tetap bersiaga di posko-posko kesehatan untuk memberikan tindakan medis lanjutan bagi warga yang membutuhkan,” imbuhnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan Polda Sumbar sebagai bentuk respon cepat (quick response) kemanusiaan.
“Polda Sumbar tidak hanya fokus pada evakuasi dan pengaturan lalu lintas pasca-banjir, namun juga memperhatikan aspek kesehatan para pengungsi. Melalui Biddokkes, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Kombes Pol Susmelawati juga mengimbau kepada masyarakat di daerah terdampak untuk segera mendatangi posko kesehatan Polri jika merasakan keluhan kesehatan.
“Kegiatan pengobatan gratis ini akan terus dipantau perkembangannya. Kami berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi penyakit pasca-banjir dan tidak ragu untuk meminta bantuan medis kepada personel kami di lapangan,” pungkasnya.
Hingga sore hari, situasi di posko-posko kesehatan terpantau kondusif dengan pengawasan ketat dari tim kesehatan Polda Sumbar guna mencegah munculnya wabah penyakit akibat dampak lingkungan banjir.
(red)

Tinggalkan komentar