Subuh yang Menyejukkan, Polisi yang Mendekatkan: Harmoni Dini Hari di Sangir Jujuan

TBNEWSUMBAR.ID —  Saat kebanyakan orang masih bergulat dengan kantuk, personel Polsek Sangir Jujuan sudah bersiap mengenakan seragam, bukan untuk patroli biasa, melainkan menuju masjid. Bukan dalam rangka penertiban, tetapi untuk salat berjamaah. Inilah semangat dari Gerakan Subuh Berjamaah (GSB), program inspiratif dari Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA.

GSB adalah program religius dan sosial yang mengajak polisi untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui ibadah Subuh berjamaah. Program ini dijalankan oleh seluruh jajaran kepolisian di Sumatera Barat, termasuk Polres Solok Selatan, sebagai bagian dari wujud nyata Polri yang humanis dan presisi.

Di bawah komando Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K, GSB dilaksanakan secara rutin di seluruh Polsek jajaran. Salah satunya adalah Polsek Sangir Jujuan, yang dipimpin oleh IPTU Sudirman, yang aktif melibatkan anggotanya dalam kegiatan GSB di berbagai masjid di wilayah hukumnya.

“Kami ingin menghapus jarak antara polisi dan masyarakat. Lewat salat Subuh berjamaah, kami bisa membangun kedekatan tanpa formalitas. Di masjid, semua duduk di saf yang sama,” ujar Kapolsek Sangir Jujuan, IPTU Sudirman.

GSB di Polsek Sangir Jujuan biasanya digelar setiap hari, dimulai sebelum azan Subuh berkumandang. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran di masjid-masjid yang berada di wilayah  Polsek Sangir Jujuan . Seusai salat, personel menyapa masyarakat dan berdialog santai tentang kondisi kampung, keamanan lingkungan, hingga sekadar berbagi cerita.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Bagi warga, kehadiran polisi di masjid membawa suasana baru yang lebih akrab dan membuat mereka merasa lebih aman.

“Senang rasanya bisa salat bareng polisi. Dulu terasa jauh, sekarang mereka hadir seperti tetangga sendiri. Habis salat bisa ngobrol santai, nggak kaku,” ucap Pak Dahlan (57), warga Lubuk Malako.

GSB bukan hanya tentang ibadah, tapi juga pendekatan sosial. Lewat kegiatan ini, banyak keluhan atau persoalan warga bisa disampaikan langsung kepada polisi dalam suasana non formal. Hal ini memperkuat sinergi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K, menekankan bahwa GSB bukan hanya rutinitas, tapi bagian dari strategi membangun kehadiran Polri secara menyeluruh lahir dan batin.

“Kami ingin Polri hadir tidak hanya saat masalah muncul, tapi juga saat doa dipanjatkan. Di saf Subuh inilah lahir komunikasi yang jujur dan hubungan yang tulus antara polisi dan masyarakat,” tegas AKBP Faisal.