
Solok Selatan – Sumatera Barat.
Dalam upaya memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas menjadi sangat vital. Sebagai ujung tombak dan garda terdepan Polri, para Bhabinkamtibmas hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat, menjalin komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan Bhabinkamtibmas yang terus berlangsung di seluruh wilayah hukum Polres Solok Selatan bukan sekadar rutinitas biasa. Melalui pendekatan Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS), para personel Bhabinkamtibmas hadir dari pintu ke pintu, mendekatkan diri dengan masyarakat dari berbagai kalangan – mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga warga di pelosok-pelosok nagari.
Kasat Binmas Polres Solok Selatan, AKP Nazwil Lufti, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka tidak hanya berperan dalam hal menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi penyambung informasi dan solusi antara masyarakat dengan institusi kepolisian.
“Bhabinkamtibmas bukan hanya petugas keamanan, mereka adalah sahabat masyarakat. Mereka mendengar keluhan warga, mencatat persoalan sosial, memberi edukasi soal hukum, mengawal program pemerintah seperti ketahanan pangan, serta membangun hubungan emosional yang kuat dengan warga binaannya,” terang AKP Nazwil Lufti.
Salah satu nilai utama yang dipegang teguh oleh para Bhabinkamtibmas adalah penerapan Polri yang Humanis. Dalam setiap kunjungan, mereka tidak datang sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi hadir sebagai mitra dialog, penuh senyum, dan siap membantu dengan sepenuh hati.
“Polri harus hadir dengan wajah yang bersahabat. Itulah kenapa Bhabinkamtibmas ditugaskan secara khusus di setiap nagari. Mereka memahami karakter dan kebutuhan masyarakat setempat karena mereka berbaur langsung dengan warga,” tambahnya.
Melalui kegiatan seperti penyuluhan, sosialisasi kamtibmas, edukasi anti-narkoba, serta pendampingan terhadap program-program sosial dan pertanian, Bhabinkamtibmas menjelma menjadi figur penting dalam menjaga harmoni sosial. Dalam konteks ketahanan pangan, misalnya, Bhabinkamtibmas aktif mendukung program pemerintah seperti pendampingan kelompok tani dan penyuluhan pertanian, menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya di sektor hukum, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Di banyak tempat, keberadaan Bhabinkamtibmas menjadi sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh Ibu Yusnita, seorang warga di Kecamatan Sangir, “Bhabin di nagari kami sangat sering datang. Kadang membantu diskusi warga, kadang jadi penengah kalau ada masalah. Kami jadi merasa dekat dan tidak sungkan untuk menyampaikan apa pun.”
Kegiatan THTS yang dijalankan oleh para Bhabinkamtibmas juga telah terbukti menjadi salah satu strategi jitu dalam mencegah konflik sosial dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Dengan adanya hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga, potensi gangguan kamtibmas bisa segera ditangani sebelum membesar.
Dalam konteks yang lebih luas, langkah-langkah yang diambil Bhabinkamtibmas juga sejalan dengan semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), yang menekankan pendekatan proaktif dan humanis dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian yang tinggi dan kehadiran yang konsisten di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Solok Selatan menjadi bukti nyata bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih dekat, lebih dipercaya, dan benar-benar hadir dalam denyut nadi kehidupan rakyat.
“Ini bukan soal seragam atau jabatan, tapi tentang komitmen untuk hadir, mendengar, dan membantu masyarakat. Selama masyarakat membutuhkan, Bhabinkamtibmas akan selalu ada,” tutup AKP Nazwil Lufti penuh keyakinan.

Tinggalkan komentar