
TBNEWSSUMBAR.ID. Sawahlunto, – Polres Sawahlunto menggelar rapat koordinasi terkait cara bertindak (CB) dalam pelaksanaan Operasi Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) Singgalang 2025 pada Jumat kemarin, 8 Agustus 2025, pukul 20.00 WIB di ruang Kapolres Sawahlunto.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., ini bertujuan untuk menyusun strategi penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah hukum Polres Sawahlunto.
Rapat dihadiri oleh sejumlah pejabat utama polres, antara lain Kabag Ops Polres Sawahlunto, Kasat Reskrim Polres Sawahlunto, Kasat Intelkam Polres Sawahlunto, para Kapolsek sejajaran Polres Sawahlunto, serta perwakilan dari BKO Brimob Polda Sumbar yang dipimpin AKP Jefri bersama lima personel, dan tiga personel dari Dit Intelkam Polda Sumbar di bawah pimpinan Ipda Abrar.
Dalam rapat tersebut, Kapolres Sawahlunto menetapkan beberapa langkah sebagai pedoman pelaksanaan operasi, yakni salah satunya cara bertindak dalam menerapkan pendekatan persuasif namum tegas.
Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., menyatakan, Rapat koordinasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan operasi berjalan efektif dan terarah.
“Kami ingin memastikan bahwa pendekatan yang dilakukan di lapangan bersifat persuasif, namun tegas, untuk menghentikan aktivitas Peti yang merusak lingkungan. Kolaborasi dengan Satgas Peti Polda Sumbar dan para Kapolsek sangat penting untuk memastikan keberhasilan operasi ini,” katanya.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan, Operasi Peti Singgalang 2025 adalah bagian dari komitmen Polda Sumbar untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum terhadap aktivitas penambangan ilegal.
“Kami mengapresiasi langkah proaktif Polres Sawahlunto dalam menyusun strategi yang matang melalui rapat koordinasi ini. Pendekatan persuasif yang ditekankan dalam operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas Peti, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan operasi,” tambah Kabid Humas.
Pihak kepolisian berharap operasi ini dapat memberikan dampak positif dalam menekan aktivitas penambangan ilegal serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Sumatera Barat.(red)

Tinggalkan komentar