
TBNEWSSUMBAR.ID | Solok Selatan, Sumatera Barat – Tradisi khas Minangkabau kembali hidup dan terasa hangat di Kawasan Seribu Rumah Gadang, Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, pada Minggu siang, 24 Agustus 2025. Ratusan tokoh masyarakat, akademisi, pejabat, hingga mahasiswa berkumpul dalam kegiatan penuh makna: Makan Bajamba.
Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Baiturrahmah Musliar Kasim beserta rombongan, Camat Sungai Pagu Ibrahim, SH, MM, Wali Nagari Koto Baru Amat Jailaini, Ketua KAN Dt. SAR, serta jajaran ninik mamak, bundo kanduang, cadiak pandai, alim ulama, kepala sekolah, mahasiswa, dan media lokal.
Seribu Rumah Gadang menjadi saksi hangatnya kebersamaan. Beberapa rumah gadang yang dipakai untuk makan bajamba antara lain Rumah Gadang Gajah Maram, Homestay 011, Homestay 005, Homestay 010, dan Rumah Gadang Simpang IV Lubuk Jaya.
Acara dimulai pukul 13.20 WIB hingga selesai pada 15.00 WIB, dengan suasana penuh kekeluargaan.
Tradisi dimulai dengan jalan bersama dari Menara Songket ke Rumah Gadang, kemudian sambutan Ketua KAN, sepatah kata dari Rektor Musliar Kasim, dilanjutkan petatah-petitih Minangkabau yang sarat nasihat. Setelah doa bersama, tibalah puncak acara: Makan Bajamba, makan bersama dalam satu dulang yang mencerminkan semangat persatuan.
Makan Bajamba bukan hanya tradisi, tetapi juga simbol harmoni, persaudaraan, dan penghormatan pada nilai-nilai adat Minangkabau. Kehadiran tokoh adat, pejabat, akademisi, hingga mahasiswa menunjukkan eratnya hubungan antara budaya, pendidikan, dan masyarakat.
Polsek Sungai Pagu menurunkan personel berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Nomor: Sprin/43/VIII/2025. Tiga personel yang berjaga, yakni Brigadir Toni R, Brigadir Marsal, dan Aipda A. Vyatra, memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib.
Kapolsek Sungai Pagu, IPTU Azwar Zamzami, menegaskan:
“Kami siap mengawal setiap kegiatan masyarakat agar berlangsung aman. Tradisi makan bajamba ini bukan sekadar budaya, tetapi juga warisan kebersamaan yang patut terus dijaga,” ujarnya.
Dengan harmoni yang terjalin di Seribu Rumah Gadang, makan bajamba bukan hanya sekadar menyantap makanan, tetapi juga menyantap nilai-nilai persaudaraan yang tetap hidup di bumi Minang.

Tinggalkan komentar