
TBNews Sumbar –ketika sebagian besar warga sudah menarik selimut dan tertidur pulas, suasana jalanan di Lubuk Malako justru menjadi saksi kesigapan aparat kepolisian. Tiga personel Polsek Sangir Jujuan turun ke lapangan melaksanakan patroli malam demi memastikan seluruh wilayah tetap aman dan bebas dari gangguan.
Pukul menunjukkan 23.50 WIB. Lampu jalan menerangi rute patroli yang sepi. Di saat sebagian besar masyarakat sudah beristirahat, tiga petugas – Aiptu Busrizal (Bawas), Bripka Hermadi (Ka SPK), dan Brigadir Roki Yosra Setiawan (anggota jaga) – memulai langkah mereka. Dengan penuh kewaspadaan, mereka menyusuri jalan raya Lubuk Malako, memantau situasi di sekitar perbankan, dan mengecek titik-titik yang dianggap rawan tindak kejahatan.
“Patroli malam seperti ini penting. Justru ketika suasana sepi, kita harus waspada agar tidak ada celah bagi pelaku kriminal,” ujar salah satu petugas di sela-sela kegiatan.
Sasaran utama malam itu adalah Bank BRI Unit Lubuk Malako dan Bank Nagari Unit Lubuk Malako, dua lokasi vital yang kerap menjadi perhatian dalam pengamanan malam hari. Selain itu, petugas juga menyisir jalan raya yang menghubungkan berbagai nagari di Kecamatan Sangir Jujuan.
Mereka memastikan tidak ada kerumunan mencurigakan, memeriksa pintu-pintu bank, dan mengamati situasi sekitar.
Setiap kali melewati rumah-rumah penduduk, petugas sesekali melambatkan kendaraan, memperhatikan kondisi lingkungan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti Curat, Curas, dan Curanmor yang rawan terjadi pada malam hari.
Hasil patroli malam itu membawa kabar baik. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kejadian menonjol. Masyarakat terlihat sudah beristirahat di rumah masing-masing, dan aktivitas di sekitar jalan raya minim. Kondisi ini menandakan bahwa situasi kamtibmas berada dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Sangir Jujuan, Iptu Sudirman, SH, menegaskan pentingnya patroli malam sebagai langkah pencegahan dini. “Kehadiran polisi di malam hari bukan hanya untuk memantau, tetapi juga memberikan rasa aman. Masyarakat bisa tidur dengan tenang karena ada yang menjaga,” ujarnya.
Bagi ketiga personel yang bertugas malam itu, patroli bukan sekadar kewajiban, melainkan pengabdian. Suasana malam yang sepi, udara dingin, bahkan rasa kantuk tidak menyurutkan semangat mereka. Mereka tahu bahwa hadirnya polisi di jalanan adalah bentuk nyata perlindungan terhadap masyarakat.
Patroli malam seperti ini juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendekatkan diri kepada warga. Sesekali, mereka menyapa warga yang masih beraktivitas, memberi imbauan agar tetap waspada, mengunci rumah dengan baik, dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan.
Dengan berakhirnya patroli sekitar dini hari, Sangir Jujuan kembali dipastikan aman. Tidak ada barang bukti atau pelaku yang diamankan, dan tidak ada laporan kejadian kriminal. Semua itu menjadi bukti bahwa kehadiran polisi berperan penting dalam menjaga ketenangan nagari.
Patroli malam ini tidak hanya menjaga objek vital, tetapi juga menjaga ketenangan hati warga. Meski hanya tiga orang yang bertugas, efeknya terasa oleh seluruh masyarakat. Kehadiran mereka membuat Sangir Jujuan bisa melewati malam dengan tenang, hingga mentari pagi menyapa tanpa gangguan.

Tinggalkan komentar