
TBNews Sumbar – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di lahan ketahanan pangan Polres Solok, bertempat di Jorong Sukarami, Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (27/9).
Kegiatan panen raya ini turut dihadiri Pejabat Utama Polda Sumbar, Forkopimda Provinsi Sumbar, Bupati Solok Jon Firman Pandu, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., Dandim 0309/Solok Letkol Sapta Raharja, S.I.P., Forkopimda Kabupaten Solok, serta tamu undangan lainnya. Acara juga tersambung secara daring bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang memantau jalannya panen dari Oku, Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa panen serentak hari ini dilaksanakan di 15 lokasi di 15 kabupaten/kota di Sumbar dengan total luas 44,45 hektare. Dari panen tersebut, diperkirakan sebanyak 178 ton jagung akan dihasilkan di wilayah Sumbar.
“Ini merupakan upaya bersama untuk menyukseskan program swasembada pangan, khususnya jagung, yang dicanangkan Presiden. Saya menginstruksikan seluruh Kapolres jajaran Sumbar bekerja sama dengan Forkopimda untuk memanfaatkan lahan-lahan potensial.” ujar Kapolda.
Ia menegaskan, pemanfaatan lahan pertanian yang belum tergarap merupakan langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka lapangan kerja. “Setiap satu hektar lahan jagung mampu menyerap hingga 15 tenaga kerja. Selain mendukung swasembada pangan, program ini juga memberi dampak positif bagi ekonomi kerakyatan dan diharapkan dapat mendukung program nasional seperti MBG (Makan Bergizi Gratis),” tambahnya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan dukungan penuh atas program ketahanan pangan ini. Pihaknya akan menggerakkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta kelompok tani agar lahan-lahan potensial di Kabupaten Solok dapat dimanfaatkan secara optimal. “Kami siap bersinergi untuk menjadikan Solok sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sumatera Barat,” tegasnya.
Di sela kegiatan panen raya, Polres Solok juga menggelar bazar murah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya menjelaskan, bazar ini selain mendukung program swasembada pangan nasional, juga bertujuan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Dengan adanya panen raya dan bazar murah ini, Polri bersama pemerintah daerah menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta menggerakkan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan komentar