
TBNews Sumbar — Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta dan Polres jajaran Polda Sumbar Tahun Anggaran 2025 di Padang, Rabu malam.
Rakernis dihadiri oleh Kasat Reskrim, KBO Reskrim, dan Kanit Reskrim dari seluruh Polresta dan Polres jajaran Polda Sumbar
Membacakan sambutan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Brigjen Solihin menyampaikan bahwa Rakernis ini menjadi momentum penting bagi jajaran Reskrim untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas sekaligus merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan kejahatan yang semakin kompleks.
“Rakernis ini menjadi wadah untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan strategi inovatif dalam menangani berbagai bentuk kejahatan, terutama tindak pidana khusus yang terus berkembang di wilayah hukum Polda Sumbar,” ujarnya.
Wakapolda mengapresiasi dedikasi seluruh personel Ditreskrimum dan Reskrim jajaran atas kerja keras serta keberhasilan dalam mengungkap berbagai kasus yang berkontribusi besar terhadap stabilitas hukum dan keamanan di Sumatera Barat.
Tema Rakernis tahun ini adalah “Transformasi Penyidik Reskrim yang Presisi.” Brigjen Solihin menjelaskan, transformasi ini merupakan upaya peningkatan kualitas penyidik agar lebih profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan.
Untuk mewujudkan transformasi tersebut, Brigjen Pol Solihin menekankan pentingnya peningkatan kompetensi penyidik, terutama dalam menangani kasus kejahatan siber dan ekonomi. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi digital agar proses penyelidikan dan penyidikan lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.
Selain itu, ia menilai sinergi dengan berbagai instansi seperti Kejaksaan, Pengadilan, lembaga keuangan, serta dinas terkait perlu terus diperkuat agar penanganan kasus lebih optimal. Di sisi lain, profesionalisme dan integritas penyidik juga harus dijaga sebagai dasar kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Rakernis ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tapi harus menjadi forum strategis untuk bertukar pikiran, memecahkan masalah, dan menghasilkan solusi konkret yang bisa langsung diimplementasikan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan profesionalisme internal, karena kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada kinerja aparat penegak hukum. “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian,” tutupnya.
Rakernis ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kemampuan penyidik, serta melahirkan strategi penegakan hukum yang lebih efektif dan berkeadilan di wilayah Sumbar.

Tinggalkan komentar