Polda Sumbar Dirikan 10 Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat, Salurkan Bantuan & Operasikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir



TBNews Sumbar — Dalam upaya mempercepat penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang, Polda Sumatera Barat resmi mendirikan 10 Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat di titik-titik yang paling terdampak. Kehadiran posko ini menjadi pusat pelayanan warga, distribusi logistik, hingga operasional dapur umum bagi masyarakat yang mengungsi.

Sejak pagi, jajaran Polda Sumbar menyalurkan beragam bantuan logistik ke seluruh posko, terdiri dari beras, mie instan, telur, minyak goreng, kecap manis, sambal, kecap asin, gula, teh celup, dan air mineral galon. Bantuan ini langsung diteruskan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir yang berada di pengungsian maupun yang masih bertahan di rumah.

Dapur Umum di Tiap Posko Hadirkan Makanan Hangat

Untuk memastikan kebutuhan konsumsi warga terpenuhi, Polda Sumbar mengoperasikan dapur umum di setiap lokasi posko. Personel kepolisian, termasuk Polwan Polda Sumbar, bersama masyarakat setempat memasak makanan hangat yang kemudian dibagikan secara merata kepada para pengungsi.

Makanan siap saji diutamakan untuk diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta keluarga yang tidak memiliki akses terhadap bahan makanan.

Pejabat Utama Polda Terkonsep sebagai Koordinator Lapangan

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumbar menugaskan para Pejabat Utama (PJU) sebagai koordinator di masing-masing posko. Penugasan ini memastikan setiap posko dikelola secara terukur, cepat, dan responsif sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Komitmen Polda Sumbar untuk Selalu Hadir dan Tanggap

Kabid Humas Polda Sumbar menyampaikan bahwa pendirian posko dan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi krisis.
“Kami memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi bencana ini. Bantuan logistik, layanan kesehatan, evakuasi, dan dapur umum akan terus berjalan selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Polda Sumbar menegaskan bahwa seluruh posko kemanusiaan akan tetap beroperasi sampai situasi benar-benar kondusif, dengan dukungan personel di lapangan yang terus siaga selama 24 jam.