
TBNews Sumbar – Upaya penyelamatan terhadap 11 warga yang terjebak banjir di Kampung Lubuk Ubay, Kenagarian Tanjung Durian, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, berhasil dilakukan tim gabungan pada Kamis (27/11) malam. Seluruh korban dievakuasi dalam kondisi selamat setelah terjebak banjir dengan arus deras yang menghambat proses penjemputan.
Peristiwa bermula ketika tiga personel BPBD Pesisir Selatan dipimpin EL Nasri bersama satu warga sebagai penunjuk arah berusaha mengevakuasi warga menggunakan perahu. Namun kuatnya arus menyebabkan perahu terseret dan tersangkut hingga tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi warga yang terjebak.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud Polres Pesisir Selatan, BPBD, serta masyarakat bergerak melakukan evakuasi lanjutan menggunakan perahu karet. Tim mulai bergerak sekitar pukul 21.30 WIB dan melakukan penyisiran di tengah kondisi arus deras dan minim penerangan.
Setelah melalui proses evakuasi bertahap, seluruh korban berhasil dibawa ke tempat aman sekitar pukul 23.35 WIB. Para korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Baru Bayang untuk pemeriksaan kesehatan. Hasil pengecekan menyebutkan seluruh korban dalam keadaan sehat dan tidak mengalami cedera serius.
Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat situasi medan yang berbahaya.
“Arus sangat deras dan akses menuju lokasi cukup sulit. Namun berkat kerja sama tim gabungan dan dukungan warga sekitar, semua korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas utama kami,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya memberikan apresiasi atas respons cepat personel di lapangan.
“Situasi bencana membutuhkan kecepatan dan ketepatan tindakan. Apa yang dilakukan Polres Pessel bersama BPBD dan masyarakat adalah wujud nyata sinergi dalam melindungi warga. Polda Sumbar terus memonitor seluruh perkembangan di wilayah terdampak,” ujarnya.
Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi.
“Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terdekat. Penanganan cepat dapat mencegah risiko yang lebih besar,” tambahnya.
Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan penyelamatan 11 warga tersebut, sekaligus menunjukkan kesiapan aparat dalam memberikan pertolongan pada situasi darurat di tengah bencana yang melanda wilayah Pesisir Selatan.

Tinggalkan komentar