Biddokkes Polda Sumbar Gelar Bakti Kesehatan di Delapan Posko Banjir, Ratusan Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

TBNews Sumbar – Dalam upaya memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir, Biddokkes Polda Sumatera Barat kembali melaksanakan kegiatan bakti kesehatan di sejumlah posko pengungsian, Jumat (28/11/l). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut dilaksanakan secara serentak di delapan titik lokasi yang terdampak.

Adapun lokasi pelayanan kesehatan berada di Posko Batu Busuk SD 05 Kapalo Koto, Posko Gunung Nago, Posko Sungai Lareh, Posko Kubu Taram Tabing–Banda Gadang, Posko Aie Dingin, Posko Lapai, Posko Lumin Park, serta Posko Sungai Lareh lainnya. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, hingga pengobatan gratis bagi warga.

Sebanyak 233 warga tercatat mendapat layanan kesehatan dalam kegiatan ini. Mayoritas keluhan yang ditangani meliputi demam, batuk, flu, gatal-gatal, asam lambung, diare, hingga hipertensi—keluhan yang umum muncul akibat kondisi lingkungan dan cuaca pasca banjir.

Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faisal menyampaikan bahwa bakti kesehatan ini merupakan wujud hadirnya Polri dalam memberikan penanganan cepat bagi masyarakat yang terdampak bencana. Tim medis juga memastikan ketersediaan obat-obatan serta pelayanan yang merata di setiap titik posko.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini menjadi bagian dari langkah terpadu Polda Sumbar dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat pasca banjir.

“Polda Sumbar tidak hanya fokus pada evakuasi dan penanganan darurat, tetapi juga memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran Personel Biddokkes di posko-posko ini merupakan bentuk komitmen kami bahwa masyarakat harus mendapatkan perhatian penuh, terutama dalam situasi rawan penyakit pasca bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan gratis ini akan terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami akan terus memonitor kondisi di setiap posko. Jika diperlukan, tim medis akan kembali diterjunkan agar warga benar-benar mendapatkan layanan yang mereka butuhkan,” imbuhnya.

Kegiatan bakti kesehatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mencegah potensi meningkatnya penyakit akibat dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.