
TBNews Sumbar, 6 Desember 2025 — Memasuki hari ke-6 pasca bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar menyampaikan kabar baik terkait aksesibilitas jalur utama dan alternatif.
Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, menyatakan bahwa jalur Bukittinggi menuju Agam via Palupuh hingga Pasaman sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat setelah tim gabungan berhasil membersihkan material longsor dan memperbaiki kerusakan jalan.
“Alhamdulillah, mulai hari ini (Jumat, 5 Desember 2025) jalur Bukittinggi – Palupuh – Pasaman sudah dapat dilalui dengan lancar dan aman,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.
Untuk perjalanan Padang – Bukittinggi atau sebaliknya, masyarakat diminta tetap menggunakan jalur alternatif yang lebih aman melalui:
– Padang → Solok Aro Suka → Solok Kota → Danau Singkarak → Padang Panjang → Bukittinggi
– Sebaliknya: Bukittinggi → Padang Panjang → Singkarak → Solok Kota → Solok Aro Suka → Padang
Sementara itu, khusus untuk pengiriman bantuan kemanusiaan menuju Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam yang menjadi salah satu lokasi terparah, Kombes Pol Reza merekomendasikan rute berikut dengan estimasi waktu 5-6 jam:
1. Bukittinggi → Kumpulan (50 km) – sekitar 2 jam
2. Kumpulan → Padang Sawah (35 km) – sekitar 2 jam
3. Padang Sawah → Palembayan (20 km) – sekitar 1 jam
“Kami imbau kendaraan bantuan menggunakan rute ini karena kondisinya lebih terkendali dan telah dilakukan rekayasa lalu lintas oleh personel kami di lapangan,” tambah Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.
Dirlantas juga menghimbau seluruh pengendara tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan kelancaran distribusi bantuan. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas, TNI, serta instansi terkait agar akses ke seluruh wilayah terdampak segera pulih 100 persen,” pungkasnya.
Situasi lalu lintas terus dipantau 24 jam oleh Posko Lalu Lintas Tanggap Bencana Polda Sumbar.(red)

Tinggalkan komentar