
TBNews Sumbar – Puluhan anak-anak pengungsi korban bencana alam di Sumatera Barat kembali tersenyum lebar hari ini. Di Posko Pengungsian SD 02 Cupak Tangah, Kota Padang, Polwan Mabes Polri menggelar kegiatan trauma healing yang penuh kehangatan dan keceriaan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 4 November 2025 ini dipimpin langsung oleh Polwan senior Brigjen Pol Nina Febri Linda, yang didampingi Kombes Pol drg. Lisda Cancer, tim Psikologi SDM Mabes Polri yang di pimpin oleh AKBP Novian Susilo serta belasan anggota Polwan, Brigjen Nina turun langsung bermain bersama anak-anak, menggelar permainan edukatif, bernyanyi, menari, hingga mendongeng.
“Kami sengaja datang dengan membawa suasana riang gembira agar anak-anak ini bisa melupakan sejenak trauma yang mereka alami akibat gempa dan longsor beberapa waktu lalu,” ujar Brigjen Pol Nina Febri Linda di sela-sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan kelompok, mewarnai gambar, bermain ular tangga raksasa, hingga terapi seni melalui lukis dan melipat origami. Tak lupa, Polwan juga membagikan ratusan paket bingkisan berisi alat tulis, buku cerita, dan makanan ringan kesukaan anak-anak.
Kegiatan trauma healing ini merupakan bagian dari rangkaian program pemulihan pasca-bencana yang terus digalakkan Polri, khususnya melalui peran Polwan, di wilayah terdampak Sumatera Barat. Setelah di Cupak Tangah, tim Polwan Mabes Polri dijadwalkan melanjutkan kegiatan serupa di beberapa posko pengungsian lainnya di Kabupaten Padang Pariaman dan Agam dalam minggu ini.
“Kehadirannya Polwan bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memberikan kasih sayang ibu kepada anak-anak yang sedang terpuruk. Ini bentuk nyata Polri presisi yang humanis,” tutup Brigjen Nina sembari kembali merangkul anak-anak pengungsi yang berebut memeluknya.
Senyum dan tawa anak-anak di SD 02 Cupak Tangah hari ini menjadi bukti bahwa harapan dan kebahagiaan masih bisa kembali tumbuh, bahkan di tengah reruntuhan bencana.(red)

Tinggalkan komentar