Polri Sampaikan Duka Mendalam, 10 Jenazah Korban Bencana Sumbar Dimakamkan Massal di Agam



TBNews Sumbar – Rasa duka mendalam mewarnai pemakaman massal 10 jenazah korban bencana alam Sumatera Barat yang digelar di Pemakaman Umum Desa Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Kamis (11/12) pagi. Seluruh jenazah dimakamkan setelah dievakuasi dari wilayah terdampak dan menjalani penanganan oleh tim Polri.

Prosesi pemakaman dihadiri Kapus Inafis Mabes Polri Brigjen Pol Mashudi, Dirsamapta Polda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar, serta Kapolres Agam. Kehadiran jajaran Polri sejak awal penanganan hingga prosesi pemakaman menjadi bentuk empati dan tanggung jawab dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Kapus Inafis Polri Brigjen Pol Mashudi menyampaikan duka cita mendalam atas bencana yang menelan banyak korban jiwa ini.
“Hari ini kami memakamkan 10 jenazah, terdiri dari tiga anak perempuan, dua anak laki-laki, empat perempuan dewasa, dan satu laki-laki dewasa. Identitasnya belum diketahui, tapi pemakaman harus dilakukan mengingat kondisi jenazah dan keterbatasan ruang penyimpanan di rumah sakit,” katanya.

Ia menegaskan tim DVI Polri tetap bekerja penuh kehati-hatian untuk memastikan identitas setiap korban.
“Proses identifikasi masih berjalan, termasuk pencocokan DNA dengan keluarga yang melapor kehilangan. Ini perlu waktu dan ketelitian agar hasilnya benar-benar akurat,” jelasnya.

Di wilayah Kabupaten Agam, sebanyak 128 jenazah korban bencana sebelumnya sudah berhasil diidentifikasi, dimakamkan, dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menambahkan bahwa Polri terus hadir di setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari evakuasi, identifikasi, pendampingan keluarga, hingga pemakaman.
“Kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Sejak hari pertama, personel Polri bergerak membantu masyarakat. Semua proses kami jalankan dengan penuh empati dan memastikan keluarga korban mendapat pendampingan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Ia memastikan perkembangan identifikasi korban akan terus diinformasikan kepada masyarakat secara berkala.

Sekda Kabupaten Agam, Dr. Muhammad Lutfi, juga menyampaikan belasungkawa dan berterima kasih atas dukungan Polri dalam penanganan bencana. Ia menyebut layanan posko utama di Pemda Agam tetap berjalan untuk melayani masyarakat yang terdampak.

Pemakaman massal ini menjadi wujud penghormatan terakhir bagi para korban sekaligus menggambarkan komitmen kuat Polri bersama Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan terbaik di tengah situasi bencana di Sumatera Barat.