
TBNewssumbar – Tim Dokkes Polda Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat menyalurkan bantuan dan layanan kesehatan pasca bencana alam banjir bandang yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025.
Salah satu momen haru terekam, menunjukkan bagaimana Dokter Vina, seorang anggota Dokkes dengan sabar membujuk seorang anak korban bencana untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, tepatnya di Kelurahan Cupak Tangah , Kecamatan Pauh, Kota Padang, (12/12/2025).
Video tersebut memperlihatkan suasana pemulihan di salah satu wilayah terdampak, di mana seorang tenaga medis wanita yang diidentifikasi sebagai Dokter Vina, mengenakan seragam dinas, berjongkok di hadapan seorang anak balita yang tampak trauma dan menolak diperiksa. Anak tersebut terus menutupi wajahnya.
Dokter Vina menggunakan pendekatan yang lembut, berbicara dan berinteraksi hingga anak tersebut mau menerima stetoskop untuk diperiksa. Setelah pemeriksaan singkat berhasil dilakukan, Dokter Vina segera memberikan hadiah kecil berupa mainan, yang disambut dengan senyum kecil dari anak tersebut dan kelegaan dari pendampingnya.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini berfokus pada penanganan penyakit pasca bencana seperti ISPA, diare, serta pendampingan psikologis ringan untuk mengatasi trauma anak-anak akibat banjir bandang.
Plt. Kepala Bidang Dokkes (Kabid Dokkes) Polda Sumbar, dr. Faizal, memastikan bahwa seluruh korban, khususnya anak-anak, mendapatkan perhatian medis yang maksimal.
“Tim Dokkes sudah berada di lapangan sejak hari pertama pasca bencana. Kasus yang ditemukan (dalam video) adalah contoh penanganan trauma ringan pada anak korban banjir. Kami mengapresiasi Dokter Vina dan seluruh tim yang menerapkan pendekatan humanis. Saat krisis, pelayanan kami tidak hanya fisik, tetapi juga memulihkan mental dan psikologis masyarakat, terutama anak-anak,” tegas dr. Faizal.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati, menekankan bahwa aksi cepat tanggap ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam upaya penanggulangan bencana.
“Layanan kesehatan keliling pasca banjir bandang ini adalah wujud implementasi program Presisi. Polri harus hadir cepat, tidak hanya dalam evakuasi, tetapi juga menjamin pemulihan kesehatan masyarakat terdampak. Kami meminta masyarakat untuk tidak segan memanfaatkan layanan kesehatan yang disiapkan Polda Sumbar, semua gratis dan menjangkau hingga pelosok terdampak,” jelas Kombes Pol Susmelawati.
Kegiatan bakti kesehatan ini akan terus dilakukan selama masa pemulihan untuk memastikan kondisi kesehatan dan sanitasi masyarakat tetap terjaga dari risiko penyakit pasca bencana.[tim]

Tinggalkan komentar