Kapolda Sumbar Tinjau Pembangunan Huntara, dan Pembersihan Longsor Pasca-Bencana Banjir Bandang di Korong Asam Pulau

TBNews Sumbar – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) terus intensif membantu pemulihan wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Barat sejak akhir November 2025. Upaya ini mencakup pembangunan hunian sementara (huntara) untuk 34 kepala keluarga (KK) di Korong Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman.

Di lokasi huntara Korong Asam Pulau, Padang Pariaman, pembangunan terus dipercepat dalam waktu 15 hari. Dengan dilengkapi toren air untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Polda Sumbar juga menyediakan logistik pendukung seperti kompor, kasur, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Personel Brimob sebanyak 50 orang dikerahkan setiap hari dari pukul 07.30 hingga 17.00 WIB untuk mempercepat proses pembangunan. Semua peralatan konstruksi disediakan oleh Polri. Kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci keberhasilan ini.

Rencananya, warga di huntara akan dibekali program pemberdayaan ekonomi, seperti penyediaan unggas dan budidaya ikan, untuk mendukung kemandirian pasca-bencana. Selain itu, Polri berencana membangun huntara baru di Batang Anai dengan luas 1 hektare dan di tanah datar seluas 2 hektare. Pembangunan ini akan melibatkan bantuan semua pihak.

Sementara itu, usai meninjau lokasi huntara, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta meninjau langsung kegiatan pembersihan rumah warga di Korong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Pembersihan dilakukan menggunakan dua unit alat berat untuk mengangkat material tanah longsor yang menimbun rumah-rumah warga.

Peninjauan tersebut didampingi Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya dan Dir Lantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi yang menyebabkan kerugian besar di sejumlah kabupaten, termasuk Pesisir Selatan dan Padang Pariaman,” ujar Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Masyarakat setempat menyampaikan doa agar proses pembangunan huntara berjalan lancar dan cepat selesai, sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah musibah. Upaya serupa terus dilakukan Polri di berbagai titik terdampak untuk memastikan roda kehidupan warga kembali normal.

(Red)