
TBNews Sumbar – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, memimpin langsung kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 Polda Sumbar yang digelar pada Rabu (31/12/) di Ruang R.Pol. Hoegeng Lantai IV Polda Sumbar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Kapendam I/Bukit Barisan, Kapoksahli Kodam I/BB, Koordinator Intelijen Kejati Sumbar, Danpom AU, Kabag Kesbangpol Provinsi Sumbar, Wakapolda Sumbar, Pejabat Utama Polda Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, tokoh masyarakat Zaitul Ikhlas, serta awak media cetak dan elektronik.
Dalam rilis akhir tahun ini Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa secara umum stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sumatera Barat sepanjang tahun 2025 berada dalam kondisi relatif kondusif, meskipun terdapat dinamika peningkatan jumlah tindak pidana.
“Di awal tahun sempat terjadi tawuran dan balap liar. Namun berkat kerja sama seluruh pihak, saat ini kondisi tersebut dapat ditekan. Ke depan, kita harapkan bisa mencapai zero tawuran dan balap liar,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Kapolda memaparkan, jumlah tindak pidana sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 13.194 kasus, mengalami kenaikan 95 kasus atau sekitar 1 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 13.099 kasus. Meski demikian, kinerja penyelesaian perkara menunjukkan peningkatan signifikan.
“Selama tahun 2025, sebanyak 11.138 kasus berhasil diselesaikan, meningkat 928 kasus atau sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 10.210 kasus. Persentase penyelesaian perkara juga naik dari 78 persen menjadi 84 persen,” jelas Kapolda.
Ditinjau dari jenis kejahatan, kejahatan konvensional dan kejahatan transnasional masing-masing mengalami kenaikan tipis sekitar 1 persen. Sementara itu, kejahatan terhadap kekayaan negara mengalami penurunan signifikan sebesar 12 persen, dan kejahatan kontinjensi juga menunjukkan tren penurunan.
Kapolda Sumbar juga menegaskan bahwa penanganan berbagai kejadian menonjol, seperti bencana alam, konflik sosial, serta gangguan kamtibmas, dilaksanakan secara cepat, terukur, profesional, dan humanis, dengan mengedepankan keselamatan masyarakat.
Selain itu, Polda Sumatera Barat aktif dalam penanganan bencana hidrometeorologi, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana, dengan fokus pada penyelamatan jiwa, pemulihan aktivitas masyarakat, serta perbaikan infrastruktur.
“Seluruh upaya ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat,” tutup Kapolda Sumbar.

Tinggalkan komentar