
TBNews Sumbar, 31 Desember 2025 – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menekankan bahwa setiap tugas kepolisian harus dilaksanakan karena panggilan tugas dan dengan sepenuh hati, melalui pendekatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, yaitu preventif dan edukatif.
Pernyataan tersebut disampaikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta pada acara rilis akhir tahun 2025 Polda Sumbar yang digelar di lantai 4 Markas Polda Sumbar, Rabu (31/12/2025).
“Bekerjalah karena panggilan tugas, dijalankan dengan sepenuh hati melalui pendekatan apa yang dibutuhkan masyarakat, preventif dan edukatif,” ujar Kapolda Sumbar.
Pendekatan tersebut, lanjutnya, terbukti efektif dalam penanganan bencana alam banjir bandang dan longsor yang melanda Sumbar akhir November 2025 lalu. Personel Polda Sumbar beserta jajaran berhasil memberikan respons cepat dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
Irjen Pol Gatot Tri Suryanta juga menyampaikan bahwa di tengah situasi bencana, personel Polda Sumbar tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang hadir di saat-saat sulit. “Kami berkomitmen untuk terus membangun kepercayaan publik melalui aksi nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolda menambahkan bahwa pendekatan preventif dan edukatif ini akan menjadi pedoman utama dalam setiap tugas ke depan, termasuk dalam menjaga kamtibmas dan mendukung pemulihan pascabencana. “Dengan hati yang tulus dan kerja keras, kami yakin dapat memberikan rasa aman serta harapan baru bagi masyarakat Sumatera Barat,” pungkas Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Dalam rilis yang sama, Kapolda Sumbar memaparkan pencapaian Polda Sumbar dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang menewaskan ratusan jiwa serta merusak ribuan rumah dan infrastruktur di berbagai kabupaten seperti Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.
“Personel kami telah mengerahkan segala upaya, mulai dari evakuasi korban di lokasi terisolir, pencarian jenazah, hingga distribusi bantuan logistik darurat seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, dan obat-obatan,” ungkapnya.
Selain itu, Polda Sumbar menyediakan alat berat seperti gergaji mesin (chainsaw), genset, serta excavator untuk pembersihan material longsor dan puing-puing, mempercepat akses jalan yang terputus, serta mendukung pembangunan jembatan darurat dan hunian sementara bagi pengungsi.
“Kami juga mendirikan posko kesehatan, trauma healing bagi anak-anak dan korban, serta pengamanan distribusi bantuan agar tepat sasaran, sehingga masyarakat terdampak dapat segera pulih dan merasa aman,” tambah Kapolda.
Acara rilis akhir tahun ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi, Ketua LKAAM Sumbar Prof. Fauzi Bahar, Akademisi Buya Zaitul Ikhlas, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar.
Dalam kesempatan yang sama, para tokoh masyarakat dan Forkopimda menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen Polda Sumbar dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat di tengah bencana yang menyebabkan ratusan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur luas tersebut.
(Red)

Tinggalkan komentar