
TBNews Sumbar – Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Barat terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danki 3 Batalyon A Pelopor, Iptu Tom Hendri, dengan fokus pada pemasangan dinding, atap, serta rangka bangunan.
Selain kegiatan pembangunan di Kota Padang, Satbrimob Polda Sumbar juga mendirikan huntara di wilayah Pessel dan Agam.
Pada Selasa (6/1/2026), puluhan personel Brimob bahu-membahu melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang menerjang Sumatera Barat sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Salah satunya banjir bandang di wilayah Pauh, termasuk Kapalo Koto, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memaksa ribuan warga mengungsi, sehingga pembangunan huntara menjadi prioritas untuk memberikan tempat tinggal layak sementara.
Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.
“Personel Batalyon A Pelopor tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu membangun huntara sebagai bentuk bakti nyata Polri kepada rakyat. Kami kebut proses ini agar warga segera memiliki tempat tinggal aman dan layak,” ujar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa aksi cepat ini menunjukkan kepedulian institusi Polri terhadap korban bencana.
“Pembangunan huntara yang dilakukan secara cepat oleh personel Brimob ini menunjukkan kepedulian Polri terhadap korban bencana di Sumbar. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pemulihan berjalan lancar dan warga dapat kembali beraktivitas normal,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Upaya ini merupakan kelanjutan dari pengerahan personel Brimob sejak akhir Desember 2025, yang telah berhasil membangun puluhan unit huntara di wilayah Pauh dan sekitarnya. Polda Sumbar berkomitmen melanjutkan bantuan hingga seluruh kebutuhan korban terpenuhi.
(Red)

Tinggalkan komentar