
TBNews Sumbar — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, memimpin upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Pengabdian dari Presiden Republik Indonesia, Kamis (29/1/2026) pagi, di Lapangan Apel Mapolda Sumbar.
Penganugerahan Tanda Kehormatan tersebut diberikan kepada personel Polri dengan masa pengabdian XXXII, XXIV, XVI, dan VIII tahun sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cela selama menjalankan tugas.
Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, Irwasda Polda Sumbar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, serta seluruh personel Polda Sumbar. Penyematan tanda kehormatan dilakukan langsung oleh Kapolda Sumbar kepada perwakilan penerima.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri dan ASN Polda Sumbar atas dedikasi dan loyalitas selama tahun 2025, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Sumatera Barat tetap aman dan kondusif.
“Memasuki awal tahun 2026 ini, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Polri dan ASN Polda Sumbar atas kinerja, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan,” ujar Kapolda.
Kapolda berharap capaian kinerja yang telah diraih dapat terus ditingkatkan dengan melaksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta berpedoman pada aturan, kebijakan pimpinan, dan rencana kerja yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya dukungan penuh seluruh personel terhadap Transformasi Polri yang Presisi, responsibel, dan transparan berkeadilan. Menurutnya, transformasi tersebut menuntut perubahan pola pikir dan pola tindak agar Polri semakin profesional, modern, dan dekat dengan masyarakat.
“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan tugas tersebut sangat ditentukan oleh kualitas personelnya,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan kembali nilai-nilai dasar Tri Brata dan Catur Prasetya yang harus senantiasa dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertindak, dengan menjunjung tinggi hukum, keadilan, dan kemanusiaan.
“Tanamkan dalam diri bahwa Polri adalah untuk masyarakat. Bersikaplah humanis, sopan, tidak arogan, dan layani masyarakat dengan tulus tanpa membeda-bedakan latar belakang apa pun,” pesannya.
Di akhir amanat, Kapolda Sumbar mengucapkan selamat kepada para personel penerima Tanda Kehormatan Pengabdian, seraya berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi dan teladan bagi seluruh anggota Polri lainnya.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas pengabdian yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri,” tutup Kapolda.

Tinggalkan komentar