
TBNews Sumbar — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Bailey di Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (6/2/) pagi. Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan Kapolri sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana galodo yang melanda wilayah tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini pejabat utama Polda Sumbar, di antaranya Karo Ops, Karo SDM, Dirsamapta, Dansat Brimob, Kabid Humas Polda Sumbar, Kapolres Agam, Wakil Bupati Agam, serta Wali Nagari Salareh Aia. Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan peletakan batu pertama oleh Kapolda Sumbar, dan ditutup dengan makan bersama masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa bencana galodo yang terjadi tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memutus akses transportasi, mengganggu aktivitas ekonomi, serta menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara menjadi sebuah keharusan. Polri berkomitmen untuk hadir bersama masyarakat dalam setiap tahap penanggulangan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan,” ujar Kapolda.
Kapolda menjelaskan, pembangunan Jembatan Bailey bantuan Kapolri ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan konektivitas masyarakat yang sempat terputus akibat bencana. Jembatan tersebut diharapkan dapat kembali membuka akses antarjorong, memperlancar distribusi logistik, memudahkan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat Palembayan dan sekitarnya.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pelayanan kemanusiaan dan penguatan ketahanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi dan bangkit dari bencana.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam persiapan pembangunan Jembatan Bailey ini. Saya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara jembatan ini agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Kapolda Sumbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan musibah galodo sebagai pelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Semoga pembangunan Jembatan Bailey ini dapat mempercepat pemulihan pascabencana, membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Palembayan, serta menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi Kabupaten Agam,” pungkas Kapolda.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Bailey ini, diharapkan akses transportasi masyarakat Jorong Subarang Aia dan sekitarnya dapat segera kembali normal. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana galodo, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kembali Kabupaten Agam.

Tinggalkan komentar