Sentuhan Kemanusiaan Pasca Bencana: Biddokkes Polda Sumbar Intensifkan Layanan Medis Gratis untuk Warga Terdampak Banjir

TBNews Sumbar – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) bergerak cepat merespons dampak bencana banjir yang melanda beberapa titik di Kota Padang. Melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Polri menggelar bakti kesehatan (Baktikes) berupa pelayanan pengobatan gratis bagi warga terdampak, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menyasar lima lokasi pengungsian dan posko hunian sementara (huntara). Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 63 warga mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter Polri.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan instruksi langsung Kapolda Sumbar untuk memastikan kondisi fisik masyarakat tetap terjaga di tengah situasi bencana.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan seluruh jajaran untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam proses evakuasi, tetapi juga pemulihan kesehatan. Kami menyadari bahwa pasca-banjir, masyarakat sangat rentan terhadap serangan penyakit. Kehadiran tim medis di lima posko ini adalah upaya jemput bola agar warga yang mulai merasa sakit segera tertangani tanpa harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya dalam keterangannya, Jumat sore.

Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, yang memimpin langsung jalannya bakti kesehatan menjelaskan bahwa mayoritas warga mengeluhkan penyakit khas pasca-bencana. Dari 63 pasien yang ditangani, keluhan didominasi oleh demam, batuk, flu, gatal-gatal (penyakit kulit), hingga hipertensi dan gangguan lambung.

“Kondisi lingkungan yang lembap dan paparan air banjir memicu timbulnya berbagai penyakit. Tim kami di lapangan memberikan obat-obatan sesuai diagnosis serta vitamin untuk meningkatkan imunitas warga,” jelas AKBP dr. Faisal.

Adapun sebaran layanan kesehatan pada hari ini meliputi: Posko Huntara LB. Buaya: 13 Pasien,  Posko Lumin: 19 Pasien, Posko Air Dingin: 12 Pasien, Posko Tabing Banda Gadang: 10 Pasien dan Posko Nanggalo: 9 Pasien.

AKBP dr. Faisal menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di posko-posko tersebut.

“Kami tetap menyiagakan personel medis hingga situasi benar-benar kondusif. Pesan kami kepada warga, jika mulai merasa pusing, gatal, atau gangguan pencernaan, segera lapor ke petugas di posko kesehatan agar segera ditindaklanjuti. Semua layanan ini gratis dan terbuka untuk umum,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pelayanan kesehatan berjalan lancar dan warga tampak antusias memanfaatkan fasilitas pengobatan cuma-cuma dari Polda Sumbar tersebut.

(red)