Senyum Polisi, Pasar Kondusif: Selasa yang Ramai Tapi Damai

Senyum Polisi, Pasar Kondusif: Selasa yang Ramai Tapi Damai

TBNEWSUMBAR.ID — Setiap hari Selasa, Pasar Tradisional Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo menjadi magnet bagi warga dari berbagai nagari sekitar. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas jual beli, ada satu sosok berseragam yang rutin menyusuri lorong-lorong pasar dengan senyuman: AIPTU Jhon Davidson, anggota Polsek Sungai Pagu. Bukan sekadar berkeliling, kehadirannya adalah bentuk nyata dari patroli kamtibmas yang humanis menjaga ketertiban sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan Patroli Kamtibmas di Pasar Tradisional Pekan Selasa, sebuah program rutin Polsek Sungai Pagu yang bertujuan menjaga keamanan dan menciptakan rasa nyaman bagi para pedagang dan pengunjung pasar.

Dalam setiap kunjungannya, AIPTU Jhon Davidson memberikan imbauan langsung kepada masyarakat, seperti:
• Mengingatkan untuk waspada terhadap pencopetan dan kehilangan barang
• Mengajak masyarakat mengenali ciri-ciri uang palsu
• Mendorong penyelesaian konflik kecil secara kekeluargaan
• Memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan bersama

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi itu mitra, bukan hanya penjaga. Dengan ngobrol santai, kadang keluhan kecil bisa cepat terselesaikan,” ujar AIPTU Jhon Davidson sambil menyapa seorang pedagang sembako.

Patroli ini dilaksanakan oleh Polsek Sungai Pagu, dengan pelaksana utama AIPTU Jhon Davidson. Ia dikenal luas oleh masyarakat karena gaya pendekatannya yang santun dan akrab. Setiap Selasa, kehadirannya di pasar sudah dinantikan oleh banyak pedagang, bukan karena takut, tapi karena merasa terlindungi.

Patroli ini dilakukan setiap hari Selasa, bertepatan dengan hari pasar besar di Pasar Tradisional Pekan Selasa, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan. Pasar ini menjadi pusat pertemuan ekonomi dan sosial warga dari berbagai nagari sekitar, menjadikannya titik penting dalam kehidupan masyarakat setempat.

Pasar tradisional adalah tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Di balik ramai dan semrawutnya suasana, potensi gangguan keamanan seperti pencurian, pertikaian kecil, atau penipuan bisa saja terjadi. Dengan kehadiran polisi secara langsung, potensi gangguan tersebut bisa dicegah, bahkan diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan.

Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif. Banyak pedagang dan pengunjung merasa lebih aman dan nyaman ketika beraktivitas di pasar.

“Kalau ada Pak Jhon di pasar, kami merasa lebih tenang. Beliau orangnya ramah, selalu ngajak ngobrol dan kasih nasihat-nasihat ringan yang berguna,” tutur Ibu Mardiana (47), pedagang ikan yang sudah berjualan lebih dari 10 tahun di pasar tersebut.

“Saya sering lihat beliau keliling, bukan cuma jalan, tapi benar-benar berinteraksi. Anak saya malah pernah dikasih edukasi tentang uang palsu. Luar biasa pedulinya,” ungkap Dedi (39), salah seorang pembeli asal Nagari Pakan Rabaa .

Pasar Bukan Sekadar Tempat Jual Beli, Tapi Juga Titik Silaturahmi

Melalui patroli ini, Polsek Sungai Pagu ingin menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya soal pengawasan, tapi soal kehadiran yang menenangkan. Polisi yang hadir dengan senyuman, sapaan, dan mendengarkan warga adalah wajah sejati dari pelayanan publik yang humanis.

Di tengah kesibukan dan padatnya pasar, langkah AIPTU Jhon Davidson menjadi simbol bahwa “Selasa bukan hanya hari belanja, tapi juga hari di mana rasa aman dijaga bersama.”

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca