
TBNews Sumbar — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta meresmikan operasional Jembatan Bailey Presisi 1 dan Presisi 2 di Jembatan Bailey Subarang Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (6/3) sore. Peresmian tersebut sekaligus dirangkai dengan kegiatan syukuran bersama masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan warga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam Mhd Lutfi AR, Karoops Polda Sumbar, Dirsamapta Polda Sumbar, Dansatbrimob Polda Sumbar, Dirpolairud Polda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar, serta Kapolres Agam.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumbar menyapa langsung masyarakat yang memanfaatkan jembatan Bailey tersebut. Kehadiran Kapolda disambut hangat oleh warga yang merasa terbantu dengan beroperasinya jembatan tersebut, terutama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan rasa syukur karena peresmian jembatan Bailey tersebut bertepatan dengan bulan suci Ramadan, yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan solidaritas antar elemen masyarakat.
“Hari ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, hari ke-15. Pada hari yang penuh berkah ini kita bersyukur karena telah meresmikan dan mengoperasionalkan Jembatan Bailey Presisi 1 dan Presisi 2. Jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. untuk membantu masyarakat,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dibangun dua jembatan Bailey tambahan, masing-masing di wilayah Solok dan Pariaman, sebagai bentuk komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses infrastruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari musibah yang terjadi sebelumnya. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Insyirah yang menyebutkan bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan.
Menurut Irjen Pol Gatot, musibah yang terjadi justru menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kita bisa saling bersilaturahmi, saling membantu, dan saling menguatkan. Mungkin sebelumnya kita jarang bertemu, namun dengan peristiwa ini kita menjadi lebih dekat. Inilah hikmah yang dapat kita ambil,” ungkapnya.
Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban yang telah meninggal dunia akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Selain itu, Kapolda Sumbar juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat, di antaranya terkait Program Indonesia Pintar (PIP) serta Program Keluarga Harapan (PKH) bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan THR bagi masyarakat yang masih tinggal di hunian sementara (huntara) sebagai bentuk perhatian dan kepedulian menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, mewakili Bupati Agam, Sekda Agam Mhd Lutfi AR menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Barat, atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat sejak awal terjadinya bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Barat. Sejak hari pertama kejadian, Bapak Kapolda langsung hadir di wilayah terdampak bersama jajaran untuk membantu masyarakat,” ujar Sekda.
Ia menambahkan bahwa kehadiran personel kepolisian, baik dari Sumatera Barat maupun dari berbagai daerah lainnya, sangat membantu dalam proses evakuasi korban serta penanganan darurat bencana di sejumlah wilayah terdampak seperti Sungai Pua, Palembayan, Tanjung Raya, dan Malalak.
Sekda Agam juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey tersebut menjadi anugerah bagi masyarakat karena sangat membantu mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadirannya sangat membantu aktivitas sehari-hari serta distribusi hasil pertanian dan hasil bumi masyarakat,” tambahnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh seorang ustaz, yang memberikan tausiah tentang pentingnya kesabaran, kebersamaan, dan rasa syukur dalam menghadapi ujian kehidupan.
Setelah itu, Kapolda Sumbar bersama masyarakat dan seluruh unsur yang hadir melaksanakan buka puasa bersama dengan tradisi makan bajamba, yang kemudian dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah.
Dengan diresmikannya Jembatan Bailey Subarang Aia tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat yang sempat terputus akibat bencana kini dapat kembali normal. Kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam mendistribusikan hasil pertanian dan hasil bumi dari wilayah Palembayan ke daerah lainnya

Tinggalkan Balasan