Gerak Cepat Personel Polresta Bukittinggi Tanggapi Longsor di Jalur Sungai Landiah, Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

TBNews Sumbar — Personel Polresta Bukittinggi menunjukkan respons cepat dalam menanggapi bencana tanah longsor yang terjadi di jalur Sungai Landiah. Longsor yang dipicu oleh kondisi cuaca dan kontur tanah tersebut mengakibatkan material tanah menutup badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan, pada Selasa (5/5).

Berdasarkan informasi di lapangan, akses jalan menuju Sungai Landiah tertutup material longsor dengan ketinggian kurang lebih satu meter. Kondisi ini membuat kendaraan tidak dapat melintas secara normal dan memerlukan penanganan segera. Tidak hanya itu, longsor juga terjadi di jalur menuju Sungai Jariang, tepatnya di Nagari Koto Panjang arah Simpang Fanta, yang turut menghambat mobilitas masyarakat.

Menyikapi situasi tersebut, personel Polresta Bukittinggi langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Selain itu, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan rawan longsor, terutama saat kondisi cuaca hujan yang berpotensi memperparah keadaan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pembersihan material longsor agar akses jalan dapat segera kembali normal. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Polresta Bukittinggi mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu waspada, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari jalur yang terdampak longsor hingga situasi benar-benar aman untuk dilalui.

Dengan gerak cepat dan sinergi antarinstansi, diharapkan dampak dari bencana ini dapat diminimalisir dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lanca

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca