Bhabinkamtibmas Kuranji Hilir Sambangi dan Beri Penguatan Moril Korban Abrasi Pantai

TBNews Sumbar  — Cuaca ekstrem memicu terjadinya musibah abrasi di kawasan Pantai Sungai Limau, Korong Sungai Limau, Nagari Kuranji Hilir, Kabupaten Padang Pariaman. Akibat peristiwa ini, satu unit rumah warga dilaporkan rusak parah hingga tidak dapat ditempati lagi pada Selasa (19/05/2026).

Rumah yang terdampak tersebut merupakan kediaman milik pasangan suami istri, Putra Eri Maria dan Rika, yang tinggal bersama kedua anak mereka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah alam ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp40.000.000.

Merespons kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Nagari Kuranji Hilir, Aiptu Yoffi Afrianto, langsung turun ke lokasi sekira pukul 11.30 WIB untuk meninjau kondisi keluarga korban sekaligus memastikan situasi di lapangan tetap kondusif.

Dalam peninjauan tersebut, Aiptu Yoffi Afrianto bersama Kasi Pemerintahan setempat memberikan penguatan moril kepada keluarga korban agar tetap sabar dan tegar dalam menghadapi musibah ini.

Demi keselamatan, petugas mengimbau keluarga tersebut untuk segera mencari tempat hunian sementara yang lebih aman dari ancaman abrasi susulan.

“Kami menyarankan kepada keluarga terdampak untuk mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman demi menghindari risiko bahaya yang lebih besar,” ujar Aiptu Yoffi.

Di sisi lain, Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan darurat untuk meringankan beban keluarga korban.

Kapolsek Sungai Limau, AKP Muzakar, S.H., membenarkan adanya giat tanggap darurat yang dilakukan oleh personelnya tersebut. Ia menyatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman, khususnya saat terjadi bencana alam.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan aman, lancar, dan tertib.

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca