Hadirkan Edukasi Kreatif, Polda Sumbar Bagikan Tips “Siaga dan Selamat” Hadapi Cuaca Ekstrem

TBNews Sumbar – Menyikapi intensitas curah hujan yang meninggi di sejumlah wilayah Sumatera Barat, Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sumatera Barat menerbitkan infografis panduan keselamatan masyarakat. Langkah edukasi visual ini diambil sebagai upaya preemtif dalam menekan risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan warga selama cuaca ekstrem.

Infografis bertajuk “Petunjuk Keselamatan Musim Hujan” tersebut mengusung jargon “Waspada, Siaga, Selamat di Musim Hujan”. Melalui tampilan maskot animasi yang humanis, Polda Sumbar memetakan empat poin krusial mitigasi bencana, mulai dari kewaspadaan terhadap banjir, bahaya kelistrikan, menjaga imunitas tubuh, hingga potensi pohon tumbang serta baliho roboh.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa penyebaran imbauan terstruktur ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan serta rasa aman yang maksimal kepada masyarakat.

“Kami sengaja mengemas petunjuk keselamatan ini dengan pendekatan visual yang lebih humanis dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan keluarga, dari anak-anak hingga orang dewasa. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat bisa mengantisipasi sejak dini potensi bahaya yang mengintai di sekitar lingkungan mereka saat cuaca ekstrem,” ujar Kombes Pol Susmelawati, Rabu (20/5).

Kombes Pol Susmelawati juga merinci empat langkah taktis yang wajib diperhatikan oleh warga saat beraktivitas di tengah musim penghujan:

1. Mitigasi Banjir dan Genangan Air
Masyarakat diminta untuk memetakan dan menghindari area yang rawan banjir. Selain itu, warga diimbau bergotong-royong memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal bersih dari sumbatan sampah, serta tidak memaksakan diri menerobos arus air yang deras.

2. Kewaspadaan Instalasi Listrik
Potensi korsleting dan sengatan listrik meningkat tajam saat hujan. Polda Sumbar mengingatkan warga untuk tidak menyentuh peralatan elektronik dalam kondisi tangan basah, mencabut colokan yang tidak terpakai, dan mengamankan stop kontak dari rembesan air hujan.

3. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan
Cuaca ekstrem sangat rentan memicu berbagai penyakit. Masyarakat disarankan untuk menjaga imunitas dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan bergizi secara teratur, serta selalu menyiapkan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas di luar rumah.

4. Antisipasi Pohon Tumbang dan Baliho Roboh
Hujan lebat yang disertai angin kencang kerap memicu tumbangnya pohon pertamanan dan fasilitas publik. Warga sangat dilarang berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, maupun papan baliho iklan yang rawan roboh.

Di akhir keterangannya, Kombes Kabid humas mengimbau masyarakat untuk segera berkoordinasi dan melaporkan kepada petugas kepolisian atau instansi terkait jika menemukan adanya potensi bahaya di jalan raya atau pemukiman.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Sumatera Barat merasa didampingi. Jika melihat ada pohon yang mulai miring, kabel melandai, atau tanggul yang rawan jebol, segera laporkan agar personil kami di lapangan bisa langsung turun memberikan pelayanan dan penanganan cepat,” pungkasnya.

(Tim)

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca