
TBNews Sumbar – Rencana aksi penghijauan dalam rangkaian International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4) mendapat suntikan dukungan besar. Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat melipatgandakan target penanaman dari yang semula hanya 100 pohon menjadi 1.000 pohon.
Kepastian ini didapat setelah Kapolda Sumbar, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., menyatakan kesiapannya untuk menyumbangkan 1.000 bibit pohon saat menerima audiensi panitia IMLF-4 di ruang kerjanya, Kamis (21/5/2026). Kegiatan berskala internasional yang digagas oleh Satupena Sumatera Barat ini digelar sekaligus dalam rangka merayakan 100 tahun berdirinya Jam Gadang.
“Kami siap menyumbangkan 1.000 bibit pohon yang bisa ditanam pada event IMLF-4. Kami ingin membudayakan penanaman bibit agar alam tetap terjaga. Jika kita menyayangi alam, maka alam akan menyayangi kita,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Adapun jenis tanaman yang disumbangkan oleh Polda Sumbar meliputi bibit produktif seperti jengkol, durian, rambutan, matoa, serta beberapa jenis pohon peneduh lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memaparkan filosofi mendalam di balik aksi menanam pohon ini.
Menurutnya, pohon adalah simbol kehidupan yang utuh: akar sebagai tempat berpijak, dahan sebagai tempat bergantung, daun sebagai tempat berteduh, batang sebagai tempat bersandar, dan buahnya untuk dinikmati bersama oleh masyarakat.
Senada dengan Kapolda, Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam acara ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan dan pengembangan SDM yang berbasis literasi budaya.
“Polda Sumbar tidak hanya fokus pada pengamanan acara, tetapi juga berkomitmen penuh mendukung gerakan hijau ini. Melalui penanaman 1.000 pohon ini, kita sedang berinvestasi untuk masa depan generasi muda Sumatera Barat agar tumbuh di lingkungan yang sehat, asri, dan memiliki kesadaran ekologis yang tinggi,” tambah Kombes Pol Anissullah M. Ridha.
Pertemuan hangat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua IMLF-4 Sastri Bakry, Sekretaris Armaidi Tanjung, Koordinator Seminar Pariwisata Zusneli Zubir, dan Koordinator Seminar Sastra dan AI Rita Novita. Sementara Kapolda didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar.
Sebagai bentuk komitmen, Kapolda menyerahkan secara simbolis bibit pohon berlogo Polri bintang dua kepada Sastri Bakry dan Armaidi Tanjung, yang kemudian dibalas dengan penyerahan buku karya kedua tokoh literasi tersebut.
Ketua IMLF-4, Sastri Bakry, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas respons cepat dan luar biasa dari jajaran Polda Sumbar.
“Dukungan dari jajaran Polri melalui Kapolda Sumbar tentu menjadi kabar menggembirakan dan menambah semangat kami. Ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya peduli soal keamanan sesuai tupoksinya, tetapi juga peka terhadap isu sosio-kultural. Ketahanan bangsa sesungguhnya dimulai dari budaya,” kata Sastri.
IMLF-4 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3–7 Juni 2026 mendatang. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 230 peserta dari 35 negara telah mendaftarkan diri. Festival ini berkolaborasi dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan pihak swasta.
Sebelum adanya sumbangan dari Polda Sumbar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi juga telah menyiapkan bibit ketapang. Untuk menyukseskan aksi nyata yang mengusung misi “Literasi untuk Peradaban” ini, tim panitia IMLF-4 telah rampung melakukan survei lokasi penanaman di kawasan Tabing Barasok pada Rabu (20/5/2026) kemarin.
(Tim)

Tinggalkan Balasan