
TBNews Sumbar – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Event Pesona Budaya Tabuik 2026, Polres Pariaman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang berlangsung di Aula Polres Pariaman, Senin (15/06/2026) pukul 09.00 WIB.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Pariaman, Kompol Yuhendri, S.H., didampingi Kabag Ops AKP Budi Perwira, serta dihadiri oleh perwakilan Dandim 0308 Pariaman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi, Kepala Dinas Perhubungan Alfian, Kasat Pol PP Eri Gustian, perwakilan Basarnas, BPBD, Urang Tuo Tabuik Pasa dan Subarang, serta stakeholder terkait lainnya.
Dalam arahannya, Kompol Yuhendri menyampaikan bahwa Pesona Budaya Tabuik merupakan agenda tahunan masyarakat Kota Pariaman yang telah menjadi ikon budaya sekaligus masuk dalam agenda pariwisata nasional. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat perlu menyatukan persepsi dan memperkuat sinergitas guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Rakor membahas berbagai aspek pengamanan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, rekayasa jalan, penempatan personel di titik-titik strategis, hingga antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan event berlangsung. Selain itu, kesiapan unsur terkait dalam penanganan keadaan darurat juga menjadi perhatian penting mengingat tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan akan memadati Kota Pariaman.
Pembahasan juga difokuskan pada pengamanan jalur VVIP mengingat adanya kemungkinan kehadiran Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam kegiatan Pesona Budaya Tabuik 2026. Untuk itu, Polres Pariaman bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara terpadu guna menjamin keamanan tamu undangan maupun masyarakat yang hadir menyaksikan perhelatan budaya tersebut.
Di bidang lalu lintas, Dinas Perhubungan bersama Polres Pariaman akan melakukan pengaturan parkir pada lokasi-lokasi yang telah ditetapkan guna mengantisipasi kemacetan serta memudahkan mobilitas pengunjung. Seluruh stakeholder juga sepakat untuk mengoptimalkan koordinasi dan komunikasi selama pelaksanaan kegiatan agar setiap potensi kendala dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan pelaksanaan Pesona Budaya Tabuik 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan sukses, sehingga mampu memberikan kesan positif bagi wisatawan serta semakin memperkuat posisi Kota Pariaman sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Sumatera Barat dan Indonesia.

Tinggalkan Balasan