
TBNews Sumbar – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menerima audiensi jajaran pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat di Mapolda Sumbar, Padang.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara Polri dan tokoh adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta melindungi masa depan generasi muda Minangkabau.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Ketua LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt Nan Sati menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah tegas Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.
Fokus utama apresiasi tertuju pada keberhasilan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar yang dinilai sangat progresif dalam mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar.
“Keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan barang bukti narkotika yang dilakukan Polda Sumbar adalah bukti nyata komitmen Polri dalam menyelamatkan puluhan ribu generasi muda dari bahaya laten narkoba,” ujar Ketua LKAAM saat audiensi.
Selain itu, ketua LKAAM memberikan dukungan penuh terhadap penerapan restorative justice oleh Polda Sumbar. Pendekatan ini dinilai sebagai langkah bijaksana dalam menyelesaikan perkara hukum, khususnya yang melibatkan pelaku muda, dengan tetap mengedepankan keadilan dan kepastian hukum sesuai kearifan lokal.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Menjaga stabilitas kamtibmas memerlukan kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk peran vital ninik mamak dan tokoh adat.
“Polda Sumbar akan terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan LKAAM. Kita ingin memastikan bahwa nilai-nilai adat yang luhur tetap selaras dengan hukum nasional untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di Ranah Minang,” tegas Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah poin strategis turut dibahas, di antaranya penguatan sinergi antara kepolisian dan ninik mamak guna menyamakan persepsi mengenai hukum positif dan hukum adat, serta dukungan terhadap penyusunan regulasi masyarakat hukum adat.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa audiensi ini menjadi bukti komitmen Polda Sumbar dalam merangkul semua pihak demi kemajuan daerah.
“Bapak Kapolda sangat mengapresiasi dukungan tokoh adat. Sinergi ini akan terus kita bangun secara berkelanjutan. Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada keamanan wilayah, tetapi juga memberikan efek nyata dalam membentengi generasi muda kita dari pengaruh negatif,” pungkas Kombes Pol. Susmelawati Rosya.
Audiensi tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas di Sumatera Barat melalui komunikasi intensif dan sinergi yang solid antara pihak kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat adat.

Tinggalkan Balasan