Wakapolda Sumbar Buka Pendidikan Bintara Polri TA 2026: Cetak Bintara Berintegritas dan Profesional

TBNews Sumbar – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar, Senin (20/7/2026).

Sebanyak 125 orang resmi memulai pendidikan pembentukan bintara Polri di SPN Polda Sumatera Barat, bagian dari total 4.762 peserta didik yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akan menjalani masa pendidikan intensif selama lima bulan ke depan. Para siswa terpilih tersebut merupakan putra-putri terbaik bangsa yang telah berhasil menembus seleksi ketat untuk dipersiapkan menjadi anggota Polri yang profesional dan berintegritas.

Dalam amanatnya, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa pendidikan ini merupakan langkah krusial dalam membentuk personel Polri yang tidak hanya kuat dan terampil, tetapi juga memiliki keutamaan moral.

“Saudara adalah putra-putri terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar. Oleh karena itu, jalani pendidikan ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Wakapolda dalam arahannya.

Pendidikan tahun ini mengusung tema pembangunan keutamaan pendidikan Polri yang berbasis moral dan literasi untuk mendukung program kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi yang produktif serta inklusif.

Wakapolda juga menekankan bahwa kurikulum yang digunakan adalah Outcome Based Education (OBE). Metode ini menempatkan capaian akhir lulusan sebagai pusat dan muara dari seluruh proses pendidikan.

“Pendidikan ini tidak boleh dipandang sekadar proses untuk mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan harus menjadi proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental, dan budaya,” ujar Wakapolda.

Kepada para peserta didik, Wakapolda berpesan agar mereka segera menyesuaikan diri dengan pola kehidupan di lembaga pendidikan. Wakapolda mengingatkan agar para siswa meningkatkan iman dan ketakwaan, menjaga kedisiplinan, serta membangun semangat saling menolong antar sesama rekan siswa.

“Tinggalkan kebiasaan buruk, sikap manja, dan perilaku individualistis. Belajarlah untuk hidup dan bekerja dalam tim, mampu mengendalikan diri, serta dahulukan kepentingan bersama,” tambahnya.

Selain kepada siswa, Wakapolda juga memberikan instruksi tegas kepada jajaran Kepala Sekolah, tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Laksanakan dan selenggarakan pendidikan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada mutu lulusan. Hindari segala bentuk kekerasan dan tindakan yang mencederai martabat kepolisian,” pungkas Wakapolda.


Senada dengan Wakapolda, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa pendidikan ini merupakan fase krusial bagi para Bintara remaja untuk membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Presisi Polri.

“Polda Sumbar berkomitmen untuk memastikan proses pendidikan ini berjalan dengan objektif dan transparan. Kami berharap melalui Diktukba TA 2026 ini, lahir personel-personel Polri yang humanis, cakap secara intelektual, dan siap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati.

Lebih lanjut, Kabidhumas menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung para siswa selama masa pendidikan.

“Dukungan moril dari keluarga dan masyarakat sangat berarti bagi para siswa agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang maksimal,” tutupnya.

Upacara tersebut ditutup dengan prosesi penghormatan pasukan dan penampilan mars Polri, menandai dimulainya masa pendidikan bagi para Bintara muda tersebut di SPN Polda Sumbar.

(Red)

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca