Komisi III DPR RI Benny Utama dan Kapolda Sumbar Perkuat Komitmen Berantas Narkotika Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ist

PADANG, TBNEWSSUMBAR — Upaya pemberantasan narkotika di Sumatera Barat terus diperkuat melalui sinergi antarlembaga. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR RI, H. Benny Utama, S.H., M.M., ke Markas Polda Sumatera Barat, Selasa (28/7/2026).

Kedatangan Benny Utama disambut langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar di Mapolda Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang. Pertemuan strategis tersebut berlangsung hangat dan fokus membahas penguatan kolaborasi dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam pertemuan tersebut, Benny Utama menegaskan bahwa persoalan narkotika di Sumbar saat ini sudah memerlukan penanganan luar biasa dan kolaborasi total dari seluruh pemangku kepentingan.

“Pemberantasan narkotika ini untuk mendorong sinergi dan kolaborasi antarlembaga. Upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah investasi strategis,” ujar Benny.

Menurut mantan Bupati Pasaman dua periode itu, posisi geografis Sumatera Barat yang berada di jalur perlintasan Sumatera menjadikan daerah ini sangat rentan sebagai jalur transit sekaligus pasar peredaran gelap narkoba. Jika tidak dibendung secara bersama-sama, ancaman tersebut dikhawatirkan dapat merusak masa depan generasi muda dan menggagalkan bonus demografi.

“Ini investasi strategis untuk melindungi generasi produktif bangsa dan memastikan terwujudnya bonus demografi yang berkualitas. Kalau generasi muda kita sudah rusak karena narkoba, Indonesia Emas 2045 hanya akan jadi slogan,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Sebagai wakil rakyat di Komisi III yang membidangi bidang hukum, Benny Utama juga menyatakan komitmen penuh untuk memberikan dukungan konkrit kepada jajaran Polda Sumbar, baik dari sisi penguatan regulasi maupun dukungan penganggaran.

Ia turut mendorong optimalisasi peran Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, Kejaksaan, hingga pemerintah nagari dan desa dalam memperkuat sistem deteksi dini di tengah masyarakat.

Menanggapi kunjungan tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyambut baik dan mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh Komisi III DPR RI. Ia menegaskan bahwa institusi Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi perang melawan peredaran narkoba.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kunjungan Bapak Benny Utama. Sinergi lintas sektor seperti inilah yang sangat kami butuhkan. Penindakan tegas tetap menjadi komitmen kami, namun pencegahan dari hulu yang melibatkan peran aktif tokoh adat, ulama, dan keluarga jauh lebih penting,” ungkap Kapolda.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus menggencarkan langkah-langkah preemtif dan preventif guna menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polda Sumbar.

“Polda Sumbar berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran gelap narkotika. Melalui sinergi bersama Komisi III DPR RI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, kami akan terus mengoptimalkan sosialisasi bahaya narkoba serta memperkuat program Kampung Bebas Narkoba hingga ke pelosok nagari,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi berkelanjutan, termasuk memperluas jangkauan program Kampung Bebas Narkoba serta masifnya sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca