
TBNews Sumbar — Bidang humas (Bidhumas) Polda Sumbar melaksanakan kegiatan Asistensi dan Pelatihan Pembuatan Konten Video, Pengelolaan Media Sosial serta Edukasi Bijak Bermedia Sosial bagi personel Polres dan Polsek, di Padang Panjang, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Padang Panjang tersebut dibuka langsung oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya yang didampingi oleh Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, serta diikuti oleh perwakilan personel Polres Padang Panjang dan Polsek jajaran.
Asistensi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan media sosial sebagai sarana komunikasi publik, khususnya dalam menyampaikan informasi, edukasi, pelayanan, serta berbagai kegiatan Kepolisian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Sumbar menekankan bahwa perkembangan media sosial saat ini sangat pesat dan telah menjadi salah satu sumber utama masyarakat dalam memperoleh informasi. Oleh karena itu, setiap personel Polri diharapkan mampu mengikuti perkembangan tersebut dan berperan aktif dalam menyampaikan berbagai kegiatan positif Kepolisian kepada masyarakat.
Menurutnya, personel tidak perlu menunggu kegiatan besar untuk membuat konten atau menyampaikan informasi. Berbagai kegiatan pelayanan, pembinaan masyarakat, penyuluhan, kegiatan personel, hingga keberhasilan dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat dapat menjadi bahan informasi positif yang layak disampaikan melalui media sosial.
Kabid Humas juga mengingatkan bahwa pemberitaan positif perlu terus diperkuat untuk mengimbangi informasi negatif yang beredar di ruang digital. Pengelolaan media sosial yang baik dinilai penting dalam membangun citra positif, meningkatkan kepercayaan masyarakat, sekaligus memberikan transparansi mengenai kinerja Polri kepada publik.
Selain itu, personel diminta untuk berhati-hati dalam menggunakan akun media sosial. Setiap unggahan, komentar, foto, maupun video harus memperhatikan etika dan dapat dipertanggungjawabkan karena perilaku personel di ruang digital turut memengaruhi citra institusi Polri.
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan asistensi dan pelatihan tersebut merupakan kegiatan yang penting, khususnya dalam meningkatkan kemampuan personel dalam pembuatan konten video dan pengelolaan media sosial. Kapolres mengharapkan seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan.
Kapolres juga mengingatkan bahwa media sosial harus dikelola dengan baik dan bijaksana. Apabila tidak dikelola secara tepat, media sosial justru dapat memberikan dampak negatif dan menurunkan citra Polri. Sebaliknya, apabila dimanfaatkan secara positif, media sosial dapat menjadi sarana untuk meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar pembuatan dan penyuntingan video, pengelolaan media sosial secara efektif, serta cara menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui platform digital secara menarik, informatif, dan bertanggung jawab.
Selain keterampilan teknis, peserta juga diberikan teknik pembuatan narasi berita dengan tujuan mengedukasi mengenai pentingnya bijak dalam bermedia sosial, antara lain menjaga etika dalam berkomunikasi, memastikan kebenaran informasi sebelum disebarluaskan, menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks, serta menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Dengan kemampuan tersebut, personel diharapkan mampu menyampaikan berbagai informasi, kabar, imbauan, edukasi, pelayanan, serta kegiatan Kepolisian kepada masyarakat secara cepat, tepat, menarik, dan mudah dipahami.
Melalui kegiatan ini, Polres Padang Panjang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik di era digital serta mendorong seluruh personel agar mampu menjadi sumber informasi yang positif, edukatif, dan terpercaya bagi masyarakat.
Dengan pengelolaan media sosial yang baik dan profesional, diharapkan kehadiran Polri di ruang digital semakin dirasakan masyarakat, mampu mengimbangi informasi negatif dengan pemberitaan positif, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian.(*)

Tinggalkan Balasan