
Personel Polsek Pangkalan Polres 50 Kota melaksanakan patroli roda empat (R.4) dalam rangka penertiban serta memberikan arahan kepada sejumlah pemuda yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di sepanjang Jalan Lintas Sumbar-Riau, wilayah hukum Polsek Pangkalan, Minggu (16/8/2025) malam.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga 00.30 WIB, dipimpin oleh Ka SPK ‘A’ Polsek Pangkalan Bripka Musteti Harjono, A.Md., bersama personel Unit Intelkam, Unit Reskrim dan Unit Lantas Polsek Pangkalan.
Patroli dilaksanakan menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang viral di media sosial terkait aktivitas pungutan liar yang diduga menyebabkan kepadatan kendaraan di sejumlah titik Jalan Lintas Sumbar-Riau.
Dalam kegiatan tersebut, personel mendatangi beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas pungli, di antaranya Jalan Lintas Sumbar-Riau batas Provinsi di Jorong Pasar Buyuh, Nagari Tanjung Pauh, lokasi pekerjaan perbaikan rigid beton sepanjang kurang lebih 500 meter, serta Jorong Pasar Buyuh Nagari Tanjung Pauh yang sedang dilakukan pekerjaan pemasangan box.
Di lokasi tersebut, petugas memberikan arahan kepada para pemuda yang membantu melakukan buka tutup arus lalu lintas agar tidak memaksa pengendara dalam meminta sumbangan sukarela serta tidak memperlambat laju kendaraan saat melakukan pengaturan arus.
Selanjutnya, personel juga melakukan penertiban di Jorong Panang, Nagari Tanjung Balik, dan Jorong Pasar Manggilang, Nagari Manggilang. Pada kedua lokasi tersebut, pekerjaan perbaikan jalan dan pemasangan box culvert telah selesai. Petugas meminta para pemuda untuk membubarkan diri serta mengamankan alat-alat yang digunakan untuk melakukan pungutan.
Para pemuda tersebut diketahui melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar jalan yang sedang maupun telah selesai diperbaiki, sekaligus meminta sumbangan sukarela kepada pengendara yang melintas dengan menggunakan ember maupun kardus.
Kapolsek Pangkalan menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan penertiban tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada momentum libur nasional ketika volume kendaraan di Jalan Lintas Sumbar-Riau mengalami peningkatan.
Selain aktivitas pemuda yang meminta sumbangan, kepadatan kendaraan juga dipengaruhi oleh adanya pekerjaan perbaikan jalan serta kondisi jalan yang membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan.
Dengan dilaksanakannya patroli dan penertiban tersebut, diharapkan tidak terjadi lagi aktivitas pungutan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun meresahkan masyarakat pengguna jalan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 00.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan aman, tertib dan terkendali.

Tinggalkan Balasan