
TBNews Sumbar – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Rahman, Mapolda Sumbar, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., jajaran Pejabat Utama, personel Polda Sumbar, serta anak-anak dari Panti Asuhan Yayasan PGAI Padang.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dan menjadi momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang, memahami, dan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum untuk mengenang, memahami, dan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.
Menurutnya, sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, keadilan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap sesama, memiliki relevansi yang kuat dengan tugas dan tanggung jawab anggota Polri.
Nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan bagi setiap personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam melaksanakan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Sejalan dengan tema peringatan Maulid Nabi tahun ini, Irjen Pol. Djati mengajak seluruh personel Polda Sumbar menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Nilai-nilai keteladanan Rasulullah tersebut hendaknya benar-benar kita jadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Kita harus senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap perkataan dan tindakan, serta menjauhkan diri dari segala bentuk penyimpangan dan pelanggaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol. Anissullah M. Ridha menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi sarana untuk memperkuat karakter dan integritas personel Polri.
Ia menekankan bahwa profesionalisme dalam menjalankan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi, tetapi juga harus ditopang oleh integritas serta perilaku yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Keteladanan Rasulullah SAW memberikan banyak nilai yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas. Seorang anggota Polri harus mampu menjaga amanah, bersikap jujur, sabar, dan memiliki kepedulian. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Sumbar turut menyerahkan santunan kepada 10 anak yatim dari Panti Asuhan Yayasan PGAI Padang. Pemberian santunan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial keluarga besar Polda Sumbar terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Peringatan Maulid Nabi juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Bripda Salman dan Bripda Butet, serta sholawat bersama yang dipandu Bripda Salman dan Bripda Novario.
Tausiyah agama disampaikan oleh Ustaz Ahmad Zaky, L.C. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman, baik dalam kehidupan pribadi dan sosial maupun dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga kejujuran, melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab, bersikap adil, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Amanah sebagai anggota Polri merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan keikhlasan, keadilan, dan sikap humanis. Keteladanan bukan hanya disampaikan melalui perkataan, tetapi harus terlihat dari cara seseorang menjalankan tanggung jawab,” ujarnya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, jajaran Polda Sumbar diharapkan semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara profesional, humanis, dan berintegritas, sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Tinggalkan Balasan